Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Sabtu, 17 Juni 2017

Dear Facebook #17

Dear Facebook,

Hari ini mentari bersinar garang. Dan seperti hari-hari lain di musim kemarau, panas menyengat. Tidak ada keteduhan. Angin seolah enggan bertiup. Mungkin, angin juga terlalu lelah, membuang tenaga untuk meniup bumi dan memberikan semilirnya. 

Atap rumah yang terbuat dari asbes mungkin juga kepanasan, sama dengan penghuni rumah yang sibuk mengelap peluh yang bercucuran. Saya mendengar suara lembut mesin cuci bekerja. Adik perempuan saya yang menyalakannya. Saya sembunyi di dekat sangkar-sangkar burung diletakkan. Mencari kesunyian. 

Namun, burung-burung mungkin juga kegerahan. Meloncat-loncat di dalam sangkar. Salto dan berjumpalitan. Menyuarakan kegelisahan dan kesesakan. Mungkin mereka merindukan keteduhan, ketimbang digantung di dalam sangkar, di bawah asbes yang terpanggang matahari. Mungkin mereka juga tengah mengeluh, "Gerah ... Panas ... Gerah ... Panas ..."

Angin mencoba bertiup. Semilirnya nyaris tak terasa. Sama parahnya dengan pendingin udara, yang sudah tak saya nyalakan, sejak tadi. Tak ada bedanya dinyalakan juga. Terlalu panas udara hari ini. Di antara peluh, saya masih sembunyi. Berharap angin berhembus lebih bersemangat, di hari panas yang malas. Di antara rongga dan celah, di antara jeruji besi, angin masih enggan bertiup. Mungkin angin pun masih mengusap peluh. Dan mengeluh sesekali. Betapa panasnya hari ini!

Tidak ada komentar: