Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Selasa, 28 Oktober 2014

Review Grey's Anatomy Season 10: I Want You With Me

Setelah pada episode sebelumnya Meredith (Ellen Pompeo) yang tanpa dinyana telah ditunjuk Webber (James Pickens Jr.) untuk menjadi wali yang memutuskan perawatan kesehatannya, maka Bailey (Chandra Wilson) pun akhirnya mendapatkan yang ia inginkan, yaitu mengoperasi Webber, bertentangan dengan pendapat Cristina (Sandra Oh) yang ingin memastikan kondisi Webber stabil lebih dulu. Tindakan Bailey juga ternyata bertentangan dengan Catherine (Debbie Allen), kekasih Webber yang mengamuk dan memaksa Bailey untuk menghentikan operasi. Sementara Brooks (Tina Majorino) tak tertolong nyawanya meski Derek (Patrick Dempsey) dan Ross (Gaius Charles) telah berusaha menyelamatkannya. Brian dan Sasha, pasien Alex (Justin Chambers) tetap memutuskan menikah meskipun kondisi Sasha sekarat dan pasti akan meninggal akibat bakteri pemakan daging yang terdapat pada lumpur yang tak sengaja tertelan olehnya saat terjebak dalam bencana banjir.

Ross dan teman-temannya berniat membantu para petugas pemadam kebakaran yang sudah mempertaruhkan nyawa mereka untuk menolong orang-orang yang mereka selamatkan. Webber sendiri akhirnya siuman.

Dialog yang menarik di episode I Want You With Me adalah sebagai berikut:

Webber: The waiting can kill you. You make a decision and then the world has to turn. The consequences unfold out of your hands. There's only one thing that seems clear in those quiet moments while you wait. Whatever you choose was wrong.

Tidak ada komentar: