Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Kamis, 05 Desember 2013

Review Novel Boy Meets Girl

Saat Ida Lopez yang bertugas menyediakan makanan pencuci mulut untuk para staf senior di New York Journal menolak memberikan tambahan pie kepada Stuart Hertzog yang menyebalkan, maka Stuart pun menghasut tunangannya, Amy Jenkins yang menjabat sebagai Director di divisi Human Resources untuk memecatnya. Maka Amy yang dijuluki P.T.K. (Penguasa Tirani Kantor) meminta Kathleen Mackenzie (dipanggil Kate) untuk memberhentikan Ida tanpa surat peringatan. Kate yang sangat menyukai Ida dan kue-kue buatannya sampai menangis saat harus menunaikan tugas maha berat itu.

Ida yang tergabung dalam serikat buruh lalu menyewa pengacara untuk menuntut keadilan atas ketidaksewenangan yang dialaminya. Maka diutuslah Mitchell Hertzog untuk mewakili New York Journal dalam menangani tuntutan hukum Ida. Hanya saja, Mitchell yang berbanding terbalik dengan kakaknya justru berpihak pada Ida. Ia mengetahui dari Kate bahwa Amy memecat Ida tanpa surat peringatan. Sayangnya Amy dan Stuart memalsukan surat peringatan itu dan menyingkirkan Kate sebelum menemukan bukti berupa email yang dikirim Amy padanya. Komputer kantor Kate keburu disita oleh Amy. Kate yang jengkel karena Mitchell telah tanpa sengaja membuatnya ikut dipecat mencoba menghindari pria itu, meski menurutnya Mitchell "cakep banget". Kate tidak tahu bahwa ia diterima oleh Dolly Vargas untuk sementara tinggal di apartemennya adalah karena permintaan Mitchell yang naksir berat pada Kate. Sebelumnya, Kate memang sempat menumpang di apartemen sahabatnya, Jennifer Sadler setelah putus dari pacarnya sejak kelas sebelas, Dale Carter; namun karena tak ingin mengganggu privacy Jen dan Greg yang sedang berusaha untuk punya anak, Kate pun menerima tawaran Dolly.

Karena sangat ingin punya kesempatan membina hubungan dengan Kate, Mitchell pun meminta bantuan Jane dan Tim Grabowski, teman-teman Kate di New York Journal dan seorang tukang kunci untuk membobol ruangan tempat komputer Kate disita Amy. Bukti kecurangan Amy pun dibongkar langsung ke Peter Hargrave, pendiri dan CEO New York Journal. Hasilnya Amy dipecat dan jabatannya diserahkan kepada Jen, Ida dan Kate pun dipekerjakan kembali. Hanya saja Ida sudah telanjur bekerja di restoran milik Tony Salerno, suami Nadine dari divisi features. 

Setelah mendapat kembali pekerjaannya, Kate pun kini dengan senang hati menerima tawaran Mitchell untuk berbagi apartemen.

Novel yang ditulis oleh Meg Cabot ini masih seperti novel-novelnya terdahulu, ditulis dengan plot yang mengalir lancar dan penuh humor. Yang menurut saya lucu adalah kebiasaan Kate dan Jen menonton serial Charmed. Menurut Jen, Serial Charmed sangat bagus karena penyihir (di serial itu) membantu orang sekaligus membunuhi iblis-iblis di saat yang sama, dengan atasan halter. Kebiasaan Kate juga lucu karena dia sepertinya menulis di mana saja, termasuk di daftar menu. Secara keseluruhan, novel ini sangat lucu.

Tidak ada komentar: