Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Kamis, 28 November 2013

Review Novel Every Boy's Got One

Novel yang ditulis oleh Meg Cabot ini bercerita tentang Holly Caputo dan Mark Levine yang berniat kawin lari ke Italia karena perbedaan agama antara Holly yang penganut Katolik dan Mark yang seorang Yahudi membuat orang tua keduanya tidak menyetujui hubungan mereka, kecuali mereka mau beralih kepercayaan. Untuk menjadi saksi berikut pengiring pengantin, Holly mengajak sahabatnya, Jane Harris dan Mark mengajak Cal Langdon untuk ikut terbang bersama mereka menuju Italia. Sayangnya, Cal dan Jane yang duduk bersebelahan di pesawat tidak dapat akur. Cal yang pernah ditinggalkan oleh mantan isterinya tepat pada peringatan pernikahan mereka yang pertama diam-diam menentang rencana pernikahan Mark dan Holly, sementara Jane justru sangat mendukung rencana Holly dan Mark untuk kawin lari. Apalagi Jane sudah telanjur tersinggung karena Cal tidak tahu apa itu Wondercat, tokoh komik ciptaannya yang terinspirasi dari The Dude, kucing peliharaan Jane yang selama kepergiannya ke Italia dititipkan pada anak tetangganya, Julio Chasez.

Setelah pesawat mereka mendarat, Holly-Mark dan Cal-Jane melanjutkan perjalanan mereka untuk bisa sampai ke Le Marche yang terletak di pedalaman Italia. Dengan berkendara menggunakan mobil sewaan yang kekecilan, keempatnya harus mengarungi perjalanan panjang di antara koper-koper besar yang dibawa Holly dan Jane, belum lagi Cal hanya membawa CD Queen sehingga hanya CD itu yang diputar berulangkali selama perjalanan. Dengan menggunakan blackberry mereka, Holly dan Jane diam-diam saling membicarakan pendapat mereka tentang Cal melalui email, sementara Mark dan Cal yang memakai PDA-nya juga diam-diam menggunjingkan Jane.

Villa Beccacia milik paman Holly, tempat mereka berempat tinggal sementara berada di Italia, meski berpemandangan indah memiliki banyak kekurangan. Jika oven dinyalakan untuk memasak, maka listrik akan padam. Untuk menyalakannya kembali, mereka harus berjalan agak jauh sampai di patung Bunda Maria dan menyalakan lagi listrik dengan membuka bagian punggung patung itu. Buat Cal yang fobia ular menyalakan lagi listrik setelah padam jadi hal yang memberatkan setelah ia tanpa sengaja bertemu ular. Selain itu, semua toko, restoran, perkantoran tutup selama tiga jam setiap jam dua belas hingga jam tiga.

Mark dan Holly memerlukan waktu sampai berkas-berkas yang diperlukan untuk pernikahan mereka siap. Sayangnya ibu Jane keceplosan saat bertemu dengan ibu Holly dan Mark yang harus meminta ijin cuti ke rumah sakit selama proses kawin larinya dengan Holly juga terpaksa memberitahu pihak rumah sakit. Mark dan Holly menjadi muram setelah menerima email dari ibu mereka yang mencurigai kepergian mereka ke Italia. Keadaan makin bertambah parah saat Mark dan Holly keracunan makanan setelah menyantap tiram mentah.

Jane pun memaksa Cal untuk berpura-pura menjadi Mark dan Holly untuk menggantikan mereka mengantri saat mendaftarkan pernikahan mereka. Cal yang tidak menyadari bahwa ia sebenarnya telah jatuh cinta pada Jane menurut saja. Bahkan ia mengatur pesta untuk Mark dan Holly dengan mengeluarkan uang dari kantongnya sendiri untuk makanan dan sampanye. Kini giliran Jane yang terkesan dengan kebaikan Cal. Ia tidak mengira bahwa Cal ternyata tidak seburuk yang ia bayangkan.

Setelah Mark-Holly memberitahu orang tua mereka bahwa keduanya telah menikah, mau atau pun tidak kedua pihak orang tua mereka pun akhirnya memberikan restu. Sementara itu, Cal-Jane akhirnya memilih menetap sementara di Le Marche selama Cal menulis buku keduanya dan Jane memilih mendampingi Cal sambil meneruskan pekerjaannya sebagai kartunis Wondercat dan meminta Julio mengunjunginya sambil membawakan The Dude.

Seperti novel-novel lain yang ditulis oleh Meg Cabot, novel ini juga sangat lucu, plotnya ringan dan mengalir lancar. Satu hal yang membuat novel ini istimewa adalah plot ceritanya yang terinspirasi dari pengalaman penulisnya sendiri yang juga kawin lari ke Italia dengan pria yang kini jadi suaminya. Hanya saja Meg dan Benjamin (suami Meg) melakukannya bukan karena orang tua mereka tidak setuju dengan hubungan mereka. Meski ada beberapa perbedaan dengan kisah sebenarnya, plot novel ini menjadi unik karena didasari dari pengalaman pribadi si penulisnya.

4 komentar:

~ jessie ~ mengatakan...

Aku pernah baca katanya cerita Mark-Holly ini berdasarkan kisah pernikahannya dia sendiri. Hehehehe.

~ jessie ~ mengatakan...

Aku pernah baca katanya cerita Holly n Mark ini berdasarkan kisah pernikahannya sendiri dgn suaminya yg sekarang.

Selvia Lusman mengatakan...

@Jessie: Suaminya yang sekarang? Jadi Meg Cabot menikah lebih dari sekali?

~ jessie ~ mengatakan...

Setauku yg skr itu suaminya yg kedua. Kalo keliru, mohon maap yaaa.. :p