Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Selasa, 28 Mei 2013

Review Serial Grey's Anatomy Season 9 (Going, Going, Gone)

Episode pertama yang membuka season ke-9 ini bercerita tentang Mark (Eric Dane) yang berada dalam keadaan koma. Semua koleganya menanti pukul lima dengan harap-harap cemas karena itulah batas waktu yang ditentukan Mark selagi masih sadar bahwa setelah 30 hari pada pukul lima, dia tidak akan melanjutkan perawatan dan memilih supaya mesin penunjang hidupnya dimatikan. Callie (Sara Ramirez), Derek (Patrick Dempsey), dan Jackson (Jessie Williams) masih mencoba mengajak bicara Mark dengan harapan Mark segera siuman. Scene ini menjadi scene yang sangat menyentuh. Apalagi saat Derek mengatakan bahwa Mark harus selalu menjadi yang pertama, termasuk yang pertama meninggal, "You always had to be the first."

Untuk mengalihkan perhatiannya dari Mark dan kenyataan bahwa mereka harus merelakannya setelah pukul lima, Meredith (Ellen Pompeo) memilih untuk tetap menjalankan pekerjaannya, begitu juga dengan kolega-kolega Mark yang lain, termasuk Cristina (Sandra Oh) yang telah meninggalkan Seattle. Meredith bahkan dijuluki Medusa oleh para intern karena sikapnya yang keras. 

Saat akhirnya pukul lima tiba, hanya Callie dan Derek yang berada dalam ruangan yang sama dengan Mark. Sementara Bailey (Chandra Wilson), Webber (James Pickens, Jr), dan yang lainnya menunggu di luar. Meredith bahkan tak kuasa tetap tinggal dan pergi ke bandara untuk menemui Cristina. Saat telah berada di dalam pesawat, Meredith yang masih belum bisa mengatasi rasa traumanya akhirnya berteriak supaya ia bisa keluar, sementara pesawat hampir lepas landas. Episode ini ditutup dengan tulisan Mark Sloan 1968-2012.

Berikut kutipan yang menyentuh di episode Going, Going, Gone:

Callie: Sometimes things die, Alex, and there's nothing you can do about it.

Alex: Nothing is the same. Everything is different. Everyone is leaving and everyone is dying.

Meredith: They say death is the hardest on the living. It's tough to actually say goodbye. Sometimes it's impossible. You never really stop feeling the lost. It's what make things so bittersweet. We leave little bits of ourselves behind. Little reminders, a lifetime of memories, photos, trinkets, things to remember us by even when we're gone.

2 komentar:

-Indah- mengatakan...

Gua sukaa bangets ma kata2nya si Meredith di akhir postingan ini :')

Selvia Lusman mengatakan...

@Indah: Ya, kata-kata Meredith menyentuh :D