Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Selasa, 18 Desember 2012

Review Film Vamps

Goody (Alicia Silverstone) diubah menjadi vampir pada tahun 1841 oleh Ciccerus (Sigourney Weaver). Dari abad ke abad menjalani kehidupan abadi, Goody merasa letih. Apalagi bukan atas kemauannya ia berubah menjadi vampir. Tak tahan dengan kehidupan abadi, pada tahun 1990-an, Goody nyaris membunuh dirinya dengan membiarkan sinar matahari menghanguskannya. Pada saat itu Ciccerus hampir saja membunuh Stacy (Krysten Ritter). Atas permintaan Goody, Ciccerus tak jadi membunuh Stacy; sebaliknya menjadikannya vampir juga untuk menjadi sahabat bagi Goody. Sejak saat itu, keduanya pun menjalani kehidupan sebagai vampir dan bertahan hidup dengan menghisap darah tikus, karena keduanya tidak ingin melukai manusia. 

Meski memiliki Stacy sebagai sahabatnya, Goody masih saja merasa lelah harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang makin modern. Di abad-abad yang lampau, setiap kali berkencan, Goody hanya bicara tentang lukisan. Kini di abad dua puluh satu, Goody merasa kewalahan karena pembicaraan seputar gadget, seperti komputer dan ipad. Meski begitu, Goody mencabut kata-katanya yang mendiskreditkan komputer begitu Stacy dengan menggunakan photoshop memperlihatkan padanya bagaimana wajah Goody, karena sebagai vampir, mereka tidak memiliki bayangan dan tidak mengetahui wajah mereka sendiri.

Saat Stacy mulai berkencan dengan Joey Van Helsing (Dan Stevens), Goody pun merasa cemas sebab ayah Joey, Dr Van Helsing (Wallace Shawn) terkenal sebagai pemburu vampir. Dari data di komputer, Dr Van Helsing melacak para vampir dan membunuhnya dengan paparan sinar matahari. Stacy meyakinkan Goody bahwa dia bisa menjaga dirinya. Meski begitu, komunitas vampir mulai gelisah dengan tindakan Dr Van Helsing. Setelah mengadakan pertemuan, para vampir pun sepakat menghipnotis para pegawai administrasi untuk mengubah data mereka. Mereka melakukannya dengan bantuan eks kekasih Goody. 

Saat Stacy akhirnya hamil, Goody pun memintanya memilih apakah ingin meneruskan kehidupan sebagai vampir atau kembali berubah menjadi manusia dengan membunuh Ciccerus yang makin merajalela dengan menghisap darah manusia dan meninggalkan banyak korban di mana-mana. Dengan bantuan Dr Van Helsing dan Joey, Goody dan Stacy pun berhasil membunuh Ciccerus. Saat Stacy kembali menjadi manusia, dia pun harus menghadapi kenyataan mengejutkan karena Goody berubah menjadi tua. Hal yang memang normal karena dia sudah hidup berabad-abad lamanya. Goody pun menghibur sahabatnya bahwa hal ini memang pilihannya. Goody sudah merasa hidup cukup lama dan sangat letih melewati waktu dalam keabadian. Setelah merasakan pretzel, makanan yang telah lama sekali tidak bisa ia nikmati sejak berubah menjadi vampir, Goody pun mengenang masa lalunya dan mengunjungi lagi tempat-tempat penuh kenangan yang pernah ia kunjungi, yang tentu saja telah banyak berubah. Sambil tersenyum puas, perlahan tubuh Goody pun luruh dan berubah menjadi abu dan beterbangan di tiup angin. Stacy hanya bisa menangisi sahabatnya.

Joey dan Stacy pun melanjutkan hidup. Mereka menamakan anak perempuan mereka Goody untuk mengenang sahabat Stacy itu.

Meski film ini bertema vampir, namun plotnya sama sekali tidak seram. Film ini memang bergenre komedi dan cukup memancing senyum. Misalnya saja scene saat Goody dan Stacy meminum darah tikus dengan sedotam, seperti tengah minum soft drink. Scene yang juga lucu adalah saat para vampir protagonis saling bergandengan tangan dan berjanji untuk tidak minum darah manusia, yang mana mirip pertemuan AA bagi para mantan alkoholik. Secara keseluruhan, film ini cukup menghibur. Bahkan, saya merasa film ini jauh lebih menarik ketimbang Twilight.

* Gambar dipinjam dari Wikipedia.

Tidak ada komentar: