Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Jumat, 28 Desember 2012

Review Film Ten Years

Saat saya menonton setengah bagian pertama film ini, tadinya saya berpikir ini adalah sejenis film dengan tema reuni dengan plot dangkal dan humor yang tidak lucu dan sangat sangat sangat membosankan. Saya bahkan memasukkan Jamie Linden, penulis scriptnya ke dalam daftar hitam. Jadi, lain kali jika saya tahu film itu ditulis olehnya, saya langsung memutuskan untuk tidak membuang waktu menontonnya. Tapi, setengah bagian terakhir film ini membuat saya berubah pikiran. Film ini adalah sejenis film yang kelihatannya dangkal dan membosankan di awal, namun terbukti filosofis dan dalam.

Jake (Chaning Tatum) mengajak kekasihnya, Jess (Jenna Dewan Tatum) untuk menghadiri reuni sekolah setelah 10 tahun berselang. Keadaan menjadi canggung saat Jake bertemu lagi dengan eks kekasihnya, Mary (Rosario Dawson) yang datang dengan suaminya, Paul (Ron Livingston). Baik Jess maupun Paul merasa sedikit terganggu saat pasangan mereka bertemu kembali dengan mantan kekasihnya. Jess mencoba bersikap seperti kekasih yang baik dan penuh pengertian. Meski meninggalkan pesta lebih dulu, dia ingin Jake tetap tinggal. Saat Paul juga meninggalkan pesta, Mary dan Jake pun bicara lebih leluasa. Keduanya merasa lega mendapati orang yang pernah sangat berarti dalam hidup mereka telah memiliki pasangan dan berbahagia dengan hidupnya. Mary meyakinkan Jake untuk segera menuntaskan niatnya melamar Jess dan Jake turut bahagia dengan kehamilan Mary.

Reeves (Oscar Isaac), seorang musisi dengan lagunya "Never Had" yang sangat disukai merasa senang saat bertemu lagi dengan Elise (Kate Mara), gadis tak populer yang sejak dulu disukainya. Tak seorang pun yang ingat siapa Elise, selain Reeves. Bahkan mereka kesulitan menemukan foto Elise semasa sekolah. Satu-satunya foto Elise adalah yang tak sengaja diambil saat dirinya berdiri di sudut dengan memakai sepatu kuning yang dipakainya ke mana pun. Saat Reeves didaulat teman-temannya untuk menyanyikan lagu hitsnya, Elise pun baru sadar bahwa lagu itu ditulis untuknya dan bahwa Reeves telah menaruh hati padanya sejak dulu, tapi tak pernah berani mengutarakannya, terlebih karena dulu Elise memiliki kekasih, dan sekarang pun demikian, meski hubungannya yang sekarang pun tidak mengarah ke mana pun. Meski merasa takut dengan kemungkinan bahwa Reeves mungkin jodohnya, Elise pun memberikan nomor teleponnya pada Reeves.

Marty (Justin Long) dan AJ (Max Minghella) bersama-sama memperebutkan perhatian Anna ((Lynn Collins) yang semasa sekolah adalah gadis yang populer. Saat Anna meninggalkan pesta lebih awal, Marty dan AJ lalu membuntutinya dan menghias pohon di halaman rumah Anna dengan tisu toilet sebagai lelucon. Saat Anna memergoki perbuatan mereka, Marty dan AJ pun merasa menyesal. Terlebih saat mengetahui bahwa Anna ternyata adalah single mother dengan dua orang anak. Apalagi saat Anna menangis dan menyalahkan keduanya yang telah merusak kesempatannya untuk kembali mengenang masa keemasannya dulu, meski hanya untuk satu hari. Marty pun mengaku bahwa dia tidaklah sesukses seperti yang dikira Anna. Ia hanya dapat menyewa apartemen yang sangat sempit. AJ juga akhirnya mengaku bahwa dia telah bercerai karena isterinya sudah tidak tahan hidup bersamanya yang selalu mengacau. Anna pun tersadar bahwa ternyata dia bukan satu-satunya pecundang. Saat anak laki-laki Anna terbangun karena lapar, AJ pun memasak untuk mereka, sementara Marty membuat Anna menangis lagi. Kali ini karena terharu, karena Marty berkata bahwa Anna lebih "bersinar" ketimbang dulu.

Masih ada lagi karakter lainnya, tapi yang paling saya sukai adalah seperti yang saya ceritakan barusan. Scene paling mengharukan adalah saat Reeves menyanyikan "Never Had" untuk Elise. Sementara itu, dialog berikut adalah yang paling menarik yang bisa saya kumpulkan dari Ten Years:

Sam: Hey, listen. You don't have to pretend to like my kids.

Scott: So, why spend your time looking back when you've got so much to look forward to?

Jake: I think you know me better than I know me.
Jess: I think I do, too.

* Gambar dipnjam dari Wikipedia.

1 komentar:

Setroya mengatakan...

Izin copas Sinopsis ya gan utk blog:


http://setroya.blogspot.com/2012/12/10-years-2011.html