Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Jumat, 14 Desember 2012

Review Film Seeking A Friend for the End of The World

Film dibuka dengan scene Dodge (Steve Carell) dan isterinya, Linda (Nancy Carell) mendengarkan pengumuman di radio di mobilnya bahwa dalam tiga minggu dunia akan kiamat setelah usaha terakhir mencegah meteor Matilda menabrak bumi gagal diupayakan. Mendengar hal itu, Linda pun langsung keluar dari mobil dan meninggalkan Dodge tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Setiap orang memberikan reaksi berbeda. Elsa (Tonita Castro), pembantunya masih tetap datang membersihkan rumah, seolah tidak ada yang terjadi. Sementara teman-temannya mengadakan pesta untuk merayakan minggu-minggu terakhir di bumi, Dodge tidak bisa bersikap ringan saja seperti mereka. Saat kembali ke rumahnya, Dodge melihat tetangganya, Penny (Keira Knightley) tengah menangis. Dodge pun berusaha menghiburnya.

Dari Penny, Dodge baru tahu bahwa diam-diam isterinya telah lama berselingkuh dan bahwa mantan kekasihnya, Olivia telah lama mengiriminya surat, tapi surat itu tak pernah sampai ke tangannya karena salah dikirim ke apartemen Penny dan tetangganya itu selalu lupa memberikannya pada Dodge.

Saat terjadi huru-hara, Dodge dan Penny pun memutuskan meninggalkan apartemen mereka. Dodge ingin mencari Olivia, sedang Penny ingin mengunjungi orang tuanya. Saat mobil Penny kehabisan bensin, keduanya lalu menumpang di mobil seorang laki-laki tua. Tak lama laki-laki itu terbunuh oleh pembunuh bayaran yang disewanya sendiri karena laki-laki itu tidak ingin menunggu sampai meteor Matilda menghancurkan bumi dan membunuh semua penghuninya.

Setelah menguburkan laki-laki itu dan memutuskan bahwa mobil tersebut kini adalah milik mereka, keduanya melanjutkan perjalanan hingga ke rumah Speck (Derek Luke), eks kekasih Penny. Dari Speck, Penny mendapatkan pinjaman mobil yang lebih layak. Selama perjalanan, Penny dan Dodge menjadi dekat. Karena itu saat akhirnya tiba di rumah Olivia, Dodge hanya meninggalkan catatan di depan pintu rumah Olivia. Berikutnya, Dodge mengunjungi rumah ayahnya dan berbaikan setelah tak saling bicara selama dua puluh lima tahun. Dodge lalu minta tolong pada ayahnya yang memiliki pesawat sederhana untuk menerbangkan Penny supaya gadis itu bisa menemui orang tuanya. Lalu, Dodge pun kembali ke rumahnya.

Tanpa disangka, di tengah perjalanan, Penny meminta kepada ayah Dodge untuk berbalik arah. Penny pun kembali untuk menemui Dodge. Keduanya saling mengakui perasaan masing-masing dan melewatkan waktu bersama saat tiba waktunya meteor Matilda benar-benar menabrak bumi dan memusnahkan semua penduduknya.

Untuk sebuah film komedi, film ini termasuk satire. Tak seperti umumnya komedi romantis, hingga scene terakhir, tidak ada keajaiban di mana meteor Matilda tidak jadi menabrak bumi. Percintaan Dodge-Penny juga terasa ironis. Mereka harus menunggu hingga minggu-minggu terakhir mrnjelang kiamat baru menemukan belahan jiwa mereka. Dodge mulanya menikahi Linda karena tidak ingin menjalani hidup seorang diri saja, tapi justru menjelang dunia berakhir, barulah Linda memiliki keberanian untuk meninggalkan Dodge. Penny sendiri yang selalu gagal dalam percintaan dan sempat pesimis dengan kehidupan cintanya menyesali betapa singkatnya waktu yang dimilikinya bersama Dodge. Tak cukup waktu untuk bersama karena sebentar lagi kiamat segera terjadi.

Meski terkesan ironis dan satire, tapi film ini bagus untuk ditonton. Tidak saja karena dialognya yang smart, tapi juga film ini bagus sebagai perenungan tentang apa yang benar-benar penting, dan sekali lagi mengingatkan kita betapa momen terpenting dalam hidup adalah saat kita melewatinya bersama orang-orang tercinta.

Dialog yang menarik di film ini:

Dodge: Look, you don't need to spend the last of few days of your life with a total stranger.
Penny: You're not a total stranger, and these aren't my last days.
Dodge: Oh, you're a survavalist.
Penny: No, I'm not a survavilist. I'm an optimist.

Dodge: Well, I hear 30 is the new 40.

Penny: I'm glad that part of my life is over with, you know? Relationship.
Dodge: I thought you weren't cynical.
Penny: I'm not cynical. I'm clinical. I am a recovering serial monogamist.
Dodge: Sounds very serious.
Penny: Very serious.

Penny: Okay. How does... How does somebody get into that field?
Dodge: You dare to dream, Penny. I don't know. You... Um. I guess, you start with all of your childhood fantasies of being a fireman or an athlete or whatever. And then eventually reality hits you, and you realize that, really, all you want is to have a desk somewhere with your name on it.
Penny: But, why insurance?
Dodge: I don't like the law, and the economy was headed in one direction. I'm type of person, I just... I feel more comfortable with a safety net.

Dodge: What about your parents?
Penny: They're romantics. They understand. Besides, they've got each other. I just want to be with you.
Dodge: And I want to be with you.

Penny: I wish I'd met you a long time ago when we were kids.
Dodge: It couldn't have happened any other way. It had to happen now.
Penny: But, it isn't enough time.
Dodge: It never would have been.

(explosions when meteor hits earth)
Penny: I'm scared.
Dodge: I am madly in love with you, Penny. You're my favorite, favorite thing.
Penny: I thought that somehow we'd save each other.
Dodge: We did. Penny... I'm really glad I got to know you.

* Gambar dipinjam dari Wikipedia.

1 komentar:

~ jessie ~ mengatakan...

Aku nggak pernah tahua ada film ini. Habis ini cari aaahh... :D