Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Minggu, 16 September 2012

Review Grey’s Anatomy Season 8 (Suddenly)

Masih melanjutkan episode sebelumnya, setelah Meredith (Ellen Pompeo) dan Alex (Justin Chambers) memutuskan untuk keluar dari ambulans, mereka terkejut saat mendapati mobil yang terbalik dan penumpangnya terlempar di jalan raya. Keduanya berusaha menyelamatkan para penumpang itu dengan peralatan seadanya hingga bantuan tiba. Sayangnya sang anak, Lilly (Stella Maeve) harus menyaksikan ibu dan neneknya meninggal. Saat akhirnya mereka berhasil dibawa ke Seattle Grace untuk dirawat, ayahnya tidak juga siuman dan kondisinya nyaris tak tertolong, Lilly akhirnya meminta Meredith berhenti mencoba menyelamatkan nyawa ayahnya saat dia menyadari hal itu sia-sia saja. Lilly berujar pada Meredith bahwa empat jam yang lalu ia telah berusia delapan belas tahun. Hari ini adalah hari ulang tahunnya dan karena kedua orang tuanya dan neneknya sudah meninggal, kini dia yang menjadi kepala keluarga.

Sementara itu Cristina (Sandra Oh) yang akhirnya memberitahu Teddy (Kim Raver) bahwa Henry (Scott Foley) tidak tertolong dan meninggal di meja operasi. Keduamya pun tidak bisa menahan tangis karena kematian Henry. Hari itu tak sekelam yang dibayangkan Meredith (Ellen Pompeo) dan Derek (Patrick Dempsey) karena saat menunggu pengantar pizza, ternyata bel pintu rumah mereka dibunyikan dan di ambang pintu berdiri Janet (Janora McDuffie) dengan menggendong Zola.

Tidak ada komentar: