Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Minggu, 12 Agustus 2012

Review Grey’s Anatomy Season 8 (What Is It About Men)

Untuk melampiaskan kekesalan akibat beban kerja dan permasalahan dengan pasangan masing-masing, maka Derek (Patrick Dempsey), Owen (Kevin McKidd), Ben (Jason George), dan Jackson (Jesse Williams) bersama-sama membangun rumah Derek. Sambil menancapkan paku dengan martil hingga menggergaji kayu, mereka lakukan sambil bercerita kepada satu sama lain. Sementara Alex (Justin Chambers) dikejar tenggat yang ditetapkan Arizona (Jessica Capshaw) untuk menerbitkan tulisan tentang pasien yang pernah mereka tangani yaitu anak-anak dari Afrika yang mereka rawat secara cuma-cuma. Setelah memaksakan diri memenuhi tenggat tulisannya, Alex akhirnya berhasil menulis sebanyak sembilan belas halaman, namun setelah melewati editing dari Webber (James Pickens, Jr), Alex terpaksa harus mulai dari awal lagi. Dia menceritakan hal itu kepada Jackson yang lalu mengajaknya ke tempat Derek untuk membantu membangun geladak rumahnya. Sloan (Eric Dane) yang datang belakangan memberitahu Derek bahwa dia salah membangun geladaknya karena tidak ada tingkat di geladak rumahnya. 

Berikut beberapa dialog menarik di episode ini: 

Webber: Sometimes you can’t see the joyful part of your life until it’s over. This it, Karev. It’s right now. You’re in it. 

Sloan: Be a man. People say it all the time. But what does that even mean? Is it about strength? Is it about sacrifice? Is it about winning? Maybe it’s simpler than that. 

Derek: You have to know when not to man up. Sometimes it takes a real man to set his ego aside, admit defeat, and simply start all over again.

Tidak ada komentar: