Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Selasa, 14 Agustus 2012

Review Grey’s Anatomy Season 8 (Poker Pace)

Meredith (Ellen Pompeo) meminta Lexie (Chyler Leigh) untuk memberitahu Derek (Patrick Dempsey) kasus menarik yang akan membuat Derek terinspirasi. Karena sebelumnya Derek dan Meredith telah membuat kesepakatan untuk tidak membicarakan tentang neurologi lagi untuk menjaga hubungan mereka agar tidak semakin memburuk setelah hak asuh Zola dipertimbangkan kembali. Hal ini tidak mudah bagi Lexie. Meredith terpaksa mendesak Lexie dan memberitahunya bagaimana cara memberitahu Derek agar pasien Meredith bisa ditangani. Sementara itu, April (Sarah Drew) akhirnya berhasil menarik perhatian koleganya untuk mau mendengarkan dia setelah sebelumnya dia tidak pernah dianggap serius. Sedang Cristina yang enggan mengambil resiko karena ingin bermain aman membuat Callie (Sara Ramirez) gusar.

Tanpa sepengetahuan Miranda (Chandra Wilson), Webber dan April diam-diam menyertakan Meredith dalam uji coba yang sedang dikerjakan Miranda. Saat Miranda akhirnya mengetahuinya tanpa sengaja, dia mengancam akan mengeluarkan april dari uji coba. Namun sebelumnya Meredith berhasil meyakinkan Miranda untuk membaca hasil uji coba yang dilakukannya yang mungkin akan membuat dunia kedokteran menemukan obat untuk diabetes.

Tidak Cuma Cristina yang ingin bermain aman, Alex juga takut menempuh resiko bagi pengobatan pasiennya karena takut mencemari reputasi mereka sehubungan dengan evaluasi yang tengah berjalan. Beruntung senior mereka, Teddy (Kim Raver) dan Callie sama-sama menyadarkan mereka bahwa untuk menjadi dokter bedah yang baik mereka terkadang memang harus berani mengambil resiko meski operasi yang mereka lakukan mungkin bisa membuat pasien mereka meninggal di meja operasi.

Beberapa dialog yang menarik di episode ini:

Meredith: It’s only as adults that we become difficult. We start to hide our feelings, put up walls, it gets to the point where we never really know how anyone thinks or feels. Without meaning to, we become masters of disguise.

Meredith: Do you want him to stop yelling at you? He needs to be inspired.
Meredith: It is not always easy to speak yur mind. Sometimes you need to be forced to do it.
Meredith: Sometimes it’s better to just keep things to yourself, though. Play dumb. Even when your whole body’s aching to come clean. So you shut your mouth, keep the secret and find other ways to make yourself happy.

2 komentar:

Ronny Deddy Rondonuwu mengatakan...

Lama nggak berkunjung, ternyata review film ini banyak juga ya :)

Selvia Lusman mengatakan...

@Ronny Deddy Rondonuwu: Ya, saya juga jarang blogwalking. Akan segera berkunjung balik setelah sempat.