Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Kamis, 29 Maret 2012

Review Film New Year’s Eve


Film dibuka dengan scene Claire Morgan (Hilary Swank), vice president dari Times Square Alliance yang baru saja diangkat melakukan pengaturan terakhir untuk acara menyambut tahun baru. Claire membuat kesalahan dengan memecat Kominsky (Hector Elizondo), pria tua yang telah lama bekerja di tempat itu. Saat bola lampu raksasa yang harus dinaikkan ke atas gedung tiba-tiba macet, Claire terpaksa harus minta maaf dan mempekerjakan lagi Kominsky karena hanya pria itu yang tahu bagaimana membereskan masalah itu. Bola lampu raksasa itu akhirnya bisa bergerak ke atas, lengkap dengan Kominsky di atasnya yang lupa diturunkan. Scene bergulir, berganti menyoroti karakter Ingrid (Michelle Pfeiffer), seorang sekretaris yang berniat memenuhi semua resolusinya sebelum tahun berganti. Dengan bantuan Paul (Zac Efron), Ingrid mulai memenuhi semua resolusi yang ada di daftarnya. Sebagai imbalan, Ingrid memberikan empat buah tiket Ahern Records Masquerade Ball kepada Paul.

Sementara itu, saudara perempuan Paul, Kim (Sarah Jessica Parker), seorang single mother kewalahan menghadapi putri tunggalnya, Hailey (Abigail Breslin) yang sudah beranjak remaja. Merasa sudah berusia lima belas tahun, Hailey menolak merayakan malam tahun baru hanya bersama ibunya. Hailey ingin menghabiskan malam tahun baru bersama teman-temannya dengan menghadiri konser. Kim yang khawatir jika Hailey pergi hanya dengan teman-temannya tanpa pengawasan orang dewasa menolak permintaan anaknya. Hailey yang merasa diperlakukan seperti anak kecil diam-diam melarikan diri dari jendela. Meski Kim menyusulnya ke subway dan memergoki Hailey yang pergi dengan kereta api bawah tanah, tapi dia tidak berhasil membujuk Hailey pulang. Malah Hailey sengaja tidak mau mengangkat ponselnya saat Kim menelepon.

Lain lagi dengan Randy (Ashton Kutcher), teman Paul yang membenci malam tahun baru setelah diputuskan kekasihnya. Tanpa sengaja, Randy terjebak di lift bersama Elise (Lea Michele), tetanganya yang tinggal di apartemen 5B. Elise yang akan berangkat kerja sebagai second singer terpaksa melewatkan waktu dengan berbincang dengan Randy karena lift yang mereka tumpangi macet dan berhenti di tengah-tengah. Meski telah meminta bantuan lewat telepon darurat, tapi pertolongan tak kunjung datang. Karena situasi yang mereka hadapi, Elise dan Randy malah menjadi dekat. Elise bahkan menunjukkan bakatnya dengan menyanyi untuk Randy dengan membawakan lagu yang akan ia nyanyikan saat audisi. Saat mereka akhirnya berhasil keluar dari lift, Randy menghadiri konser di mana Elise juga akan bernyanyi sebagai second singer. Saat penyanyi utamanya sibuk mengejar eks kekasihnya untuk berbaikan, Elise akhirnya mendapat kesempatan untuk tampil lebih dominan dan menutup perhelatan dengan menyanyikan Auld Lang Syne.

Jensen (Jon Bon Jovi), seorang musisi kondang mencoba berbaikan lagi dengan eks kekasihnya, Laura (Katherine Heigl), seorang chef yang tanpa sepengetahuannya disewa untuk menyajikan hidangan untuk pesta tahun baru atas rekomendasi Jensen. Laura yang masih marah pada Jensen tanpa peduli dengan tanggapan rekan-rekan kerjanya tanpa ragu menampar wajah Jensen dan melempari poster Jensel yang tertempel di dinding dengan telur. Rupanya dulu Jensen pernah melamarnya, namun di saat-saat terakhir berubah pikiran sehingga sejak itu hubungan keduanya bagaikan musuh bebuyutan. Khas film komedi, tentu saja hingga momen terakhir menjelang tahun baru tiba, Jensen berhasil meyakinkan Laura untuk memaafkannya dan memberinya kesempatan kedua untuk membenahi hubungan mereka.

Tak semua orang menyambut tahun baru dalam suasana gembira. Adalah Stan Harris (Robert De Niro), ayah dari Claire yang berada dalam tahap terakhir dari penyakit kanker yang dideritanya. Stan menolak menjalani kemoterapi dan hanya berharap bisa menyaksikan bola lampu raksasa untuk terakhir kalinya sebelum ajal menjemput. Claire yang lalu datang ke rumah sakit lalu membawa ayahnya ke atap gedung untuk menyaksikan bola lampu raksasa itu. Scene ini adalah salah satu scene yang paling menyentuh di sepanjang film. Scene lain yang menyentuh adalah scene saat perawat Stan yang bernama Aimee (Halle Berry) hanya dapat melakukan video conference untuk mengucapkan selamat tahun baru pada suaminya yang tengah bertugas di Afghanistan.

Pasangan suami-isteri Griffin (Seth Meyers) dan Tess (Jessica Biel) bersaing dengan James (Til Schweiger) dan Grace (Sarah Paulson) untuk memastikan anak mereka lahir lebih dulu di malam tahun baru karena rumah sakit memberikan bonus potongan dua puluh lima ribu dollar untuk biaya perawatan. Saat mengetahui Grace yang lebih dulu melahirkan, Griffin pun memberikan selamat dengan tulus kepada James. Pasangan James dan Grace jelas lebih membutuhkan bonus itu karena mereka sebelumnya telah memiliki dua orang anak sehingga memerlukan lebih banyak uang untuk merawat anak-anak mereka.

Saat Kim akhirnya berbaikan dengan Hailey dan memberinya kepercayaan untuk menghabiskan malam tahun baru dengan teman-temannya, Kim pun menemui Sam (Josh Duhamel), teman kencannya. Setahun sebelumnya, Kim meninggalkan pesan untuk bertemu pada malam pergantian tahun. Sam yang penasaran dengan wanita misterius yang meninggalkan pesan itu untuknya gembira saat Kim akhirnya muncul.

Kesan pertama yang muncul saat menyaksikan film ini adalah banyaknya bintang kondang yang bertaburan di film ini. Satu hal yang jelas menjadi daya jual. Tidak peduli plot filmnya bagus atau tidak, sederet bintang ternama sudah cukup meyakinkan penonton untuk melirik film ini. Meski karakter di film ini lumayan banyak dan pada awalnya agak membingungkan mengikuti potongan cerita yang sepertinya tidak saling berhubungan, tapi ternyata secara keseluruhan, film ini lumayan menghibur dan plotnya bahkan memiliki beberapa scene yang cukup menyentuh.

Karakter yang saya sukai di film ini adalah karakter Ingrid yang menetapkan hati memenuhi semua resolusinya sebelum tahun berganti. Hal pertama dari resolusinya adalah berhenti bekerja dan Ingrid benar-benar melakukannya. Berapa banyak orang yang menjadikan “berhenti bekerja” sebagai hal pertama dalam daftar resolusi? Karena itu saya sangat menyukai karakter Ingrid yang unik dan berani. Tidak peduli karakter Ingrid digambarkan seperti wanita tua yang agak menyedihkan, bagi saya karakter Ingrid lucu dan unik, bahkan inspiratif.

Saya juga suka kalimat penutup di film ini yang mengungkapkan bahwa tahun baru adalah tentang “Forgiveness. Second chance. Fresh start.”, lengkap dengan ungkapan bahwa yang membuat tempat yang sepi bisa berubah menjadi tempat yang indah adalah cinta, “Love in any forms. Love give us hope. Hope of a New Year. That’s New Year’s Eve to me. Hope and a great party.” Ya, saya tahu kalimat-kalimat ini memang agak norak, tapi ingatlah, film ini adalah sebuah film bergenre komedi romantis, jadi saya rasa sah-sah saja jika kalimat-kalimat seperti ini yang dijadikan penutup film.

* Gambar dipinjam dari Wikipedia.

1 komentar:

~ jessie ~ mengatakan...

Aduhh aku jadi nyesel deh blom nonton sampe sekarang... :(
Padahal ada Josh Duhamel, Zac Efron, Lea Michele, Sarah Jessica Parker... my fav actors!!!