Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Sabtu, 09 Juli 2011

Review Grey's Anatomy Season 7 (P.Y.T. (Pretty Young Thing))

Webber ingin melakukan percobaan untuk mencari obat diabetes. Ia mendapat ide itu dari jurnal lama milik Ellis, ibu Meredith. Karena Meredith adalah anak Ellis, maka Webber merasa berkewajiban untuk melibatkan Meredith dalam proyek itu. Meski berjanji untuk mempertimbangkan tawaran itu, Meredith akhirnya tetap memilih untuk melakukan uji coba terhadap para pasien alzheimer bersama Derek dan meminta Webber untuk meneruskan hasil kerja ibunya tanpa melibatkannya. 

Alex yang salah mengira bahwa Dr Lucy Field adalah seorang perawat langsung memakai kesempatan untuk menggodanya, apalagi saat Alex mengucapkan lelucon yang bagi Lucy tidak etis. Hal ini menyebabkan Lucy marah dan mendepaknya untuk ikut serta merawat pasien Alex. Lucy lalu mengadukan Alex pada Arizona dan Alex pun benar-benar tidak diikutsertakan sama sekali untuk penanganan pasiennya. Belakangan Lucy merasa heran karena Alex ternyata tidak sepenuhnya menjengkelkan seperti yang ia kira.

Lexie dan Meredith sama-sama dikejutkan setelah Miranda memberitahu bahwa ayah mereka tengah berada di Seattle Grace untuk dirawat. Mereka bertambah terkejut saat mengetahui bahwa ayah mereka ternyata memiliki kekasih yang usianya bahkan lebih muda dari Lexie. Jika Meredith bersikap tenang, maka Lexie langsung menyatakan rasa antipatinya terhadap ayahnya dan kekasihnya. Hal ini tidak luput dari perhatian Mark yang masih menaruh perhatian padanya. Mark langsung memerintahkan Jackson untuk mencaritahu mengapa Lexie menangis. Sebagai imbalan Mark berjanji akan melibatkan Jackson dalam sejumlah operasi yang harus ia tangani. Meski sempat merasa keberatan, Jackson akhirnya menyanggupi karena tergiur dengan iming-iming yang ditawarkan Mark. Belakangan saat mendengarkan cerita Lexie bahwa Mark turut memiliki andil dalam masalah yang membebaninya dan membuatnya sedih, Jackson mengaku pada Mark bahwa Lexie tidak menceritakan apa pun padanya. Mark sendiri tetap menyertakan Jackson dalam operasinya karena menurutnya Jackson memang dokter yang kompeten.

Imbas dari kehamilannya, Callie merasa gusar dan terganggu setiap kali mendengar suara April. Apalagi Arizona dan Mark sama-sama kompak untuk melarangnya minum kopi karena takut mempengaruhi kesehatan janin yang dikandungnya. Belakangan Callie nyaris kehilangan kontrol saat tengah menangani pasien bersama Owen karena seharian itu ia belum juga minum kopi. Terpaksa Owen meneriaki April untuk lekas mencarikan kopi untuk Callie. 

Dialog yang lucu di episode P.Y.T. (Pretty Young Thing):

Lucy: I banned him from the NICU this morning.
Arizona: Yeah, punishing Karev is one of my favorite past times, too. He's harsh sometimes, but he's also the guy that gets thrown off a case and then sits in the gallery and watches an entire surgery just to make sure his patient's okay. I'll teach him to be less of an ass. But I don't have to teach him how to care. Do you even have the authority to ban someone from the NICU?
Lucy: I don't know.
Arizona: Hmm.

* Gambar dipinjam dari sini.

Tidak ada komentar: