Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Minggu, 10 Juli 2011

Review Grey's Anatomy Season 7 (Golden Hour)

Eli Lloyd, perawat yang menaruh hati pada Miranda masih mencoba mendekatinya. Miranda yang biasanya bersikap tegas dan galak di depan para resident-nya justru bersikap seperti remaja pemalu di depan Eli. Teddy yang memiliki janji kencan dengan pria bernama William sempat merasa jengah saat pria itu bertemu Henry, pasien yang dinikahi Teddy sekedar untuk menolongnya supaya bisa mendapatkan perawatan. 

Malam itu adalah malam pertandingan baseball. Tidak cuma Alex yang ingin segera menyelesaikan urusan administrasi dan segera ke pertandingan, pasien Meredith juga ingin segera keluar dari rumah sakit. Meski begitu Meredith masih ingin melakukan sejumlah tes untuk memastikan Oliver tidak mengalami luka serius. Belakangan Meredith dan Teddy bergegas untuk melakukan operasi terhadap Oliver. Sayangnya karena terlambat terdeteksi, Oliver tidak berhasil diselamatkan dan Meredith harus memberitahu keluarga Oliver, maka ia menguatkan hati dan menjawab ponsel Oliver yang terus berdering. 

Lexie menangani seorang pasien yang juga ingin segera keluar dari rumah sakit karena ingin merayakan hari jadinya dengan pasangannya, terlebih ia terus didesak dan dikritik karena mengacaukan rencana makan malam mereka hanya karena pusing yang dideritanya. Lexie akhirnya membiarkan pasiennya pergi. Untungnya Meredith segera menyadari ada yang tidak beres dan mengejar pasien Lexie hingga ke tempat parkir. Dari tanda tangan yang dibubuhkan pasien Lexie, Meredith tanpa sengaja menemukan bahwa pasien itu mengalami stroke. Dua orang pria yang sedang mabuk juga ingin cepat menonton pertandingan, padahal salah seorang di antaranya kepalanya tertancap pisau. Herannya karena mabuk ia kelihatan baik-baik saja dan tidak merasa kesakitan. Sementara Derek dan koleganya sedang berdiskusi bagaimana menangani pasien itu, temannya langsung mencabut pisaunya begitu saja. 

Dialog yang menyentuh di episode Golden Hour:

Meredith: An hour. One hour can change everything forever. An hour can save your life. An hour can change your mind. Sometimes an hour is just a gift we give ourselves. For some, an hour can mean almost nothing. For others an hour makes all the difference in the world. But in the end it's still just an hour, one of many, many more to come. 60 minutes, 3.600 seconds. That's it. And it starts all over again. And who knows what the next hour might hold?

* Gambar dipinjam dari sini.

Tidak ada komentar: