Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Rabu, 27 April 2011

Review Film Paris Express (Coursier)

Samuel Skjqurilngskwicz (Michael Youn) sehari-hari bekerja sebagai kurir. Ia selalu mendapat tekanan dari atasannya untuk bisa mengirimkan barang tepat waktu, tapi ia tidak pernah mendapat bonus untuk kerja kerasnya dan belum pernah berhasil melampaui prestasi teman kerjanya, Ice (Gianni Giardinelli). Yang ada Sam malah ditilang oleh ayahnya sendiri, Maurice (Didier Flamand) yang bekerja sebagai polisi karena ia kerap ngebut dengan scooter-nya untuk dapat mengirimkan barang tepat waktu. Sementara itu, Nadia (Geraldine Nakache), kekasih Sam gusar padanya karena ia tidak punya cukup waktu untuk membantunya mempersiapkan pernikahan saudara perempuan Nadia. Mereka pun bertengkar saat Sam mendapat telepon dari atasannya untuk mengirimkan barang, sementara Nadia menginginkan Sam membantunya membawakan kue pengantin saudara perempuannya ke tempat resepsi pernikahan berlangsung. Apalagi Sam dan teman-temannya malah mengacau dan merusakkan kue pengantinnya saat menjejalkan kotak kue yang tinggi ke dalam mobil.

Keadaan makin kacau saat barang yang dikirim Sam ternyata berisi uang milik penjahat bernama Steve Loki (Jimmy Jean-Louis). Sam yang melapor kepada atasannya lewat ponselnya membuat Loki paranoid dan mengira rencana kejahatannya ketahuan. Saat Sam tanpa sengaja melihat pistol yang terselip di pinggang salah satu penjahatnya, ia pun serta-merta melarikan diri dengan scooter-nya. Anak buah Loki pun mengejar Sam dan bahkan memindainya lewat satelit. Iris (Natalia Dontcheva) dan teman-temannya yang merupakan antek Loki lalu menelepon Sam ke ponselnya dan mengancam akan menghabisi nyawanya dengan menembakkan senapan laser ke dinding cafe tempat ia dan Nadia tengah menghabiskan waktu untuk membicarakan masalah mereka. Sam terpaksa menurut karena Iris mengarahkan senapan lasernya ke arah Nadia yang sama sekali tidak sadar dengan masalah yang dihadapi Sam dan malah merebut ponsel dari tangan Sam dan memaki-maki Iris. Untuk menegaskan bahwa mereka serius, Iris pun menembak gelas minuman di meja mereka dengan senapan laser. Nadia langsung berteriak marah karena cipratan minuman membuat gaunnya jadi kotor. Dengan jengkel dan frustasi, Nadia langsung menghambur ke luar dan menghentikan taksi lalu menangis tersedu-sedu.

Iris dan teman-temannya lalu menculik Sam ke dalam van dan memaksanya untuk berpura-pura sebagai Loki. Karena tidak tahan disiksa, Sam pun menurut. Ia pergi ke sebuah hotel untuk mengambil barang yang diinginkan Iris. Di sana telah menunggu Louise (Catalina Denis) yang menyerahkan kotak berisi berlian padanya setelah Louise selesai menghitung uang yang dibawa Sam. Belakangan penyamaran Sam terbongkar dan ia terpaksa melawan Louise yang menyerangnya. Dengan wajah penuh luka, Sam pun tergesa-gesa meninggalkan hotel setelah dengan susah-payah mengalahkan Louise yang mengamuk. Usai mencuri setelan jas Loki di kamar hotel dan memakainya, Sam urung memberikan berlian kepada Iris dan malah membawanya ke kantor polisi. Dengan didampingi kedua temannya, Sam menceritakan kejadian yang dia alami kepada para polisi yang menangani kasusnya. Sayangnya mereka lebih percaya perkataan Louise yang datang belakangan dan berhasil mendapatkan berliannya kembali tanpa kesulitan. Sebaliknya, Sam dan kedua temannya dipenjarakan.

Ayah Sam pun memintanya berpura-pura menyanderanya agar Sam dan kedua temannya bisa melarikan diri. Berempat mereka menuju ke toko perhiasan yang menjual berlian. Kedua teman Sam berpura-pura merampok toko itu, sedang Sam dan ayahnya berpura-pura sebagai polisi yang menghentikan aksi mereka. Untuk mengalihkan perhatian, kedua teman Sam pun melarikan diri, sementara Sam dan ayahnya yang tengah bicara pada para pegawai toko diam-diam meraup berlian dari kotaknya, lalu pura-pura mengejar pelaku perampokan yang lari. Malang, ayah Sam tertinggal di toko saat mereka bertiga melarikan diri dengan mobil polisi. 

Saat kembali ke tempatnya bekerja, ternyata Louise telah menunggu di sana. Sam pun setuju menunjukkan brankas tempat atasannya menyimpan uangnya dan membiarkan Louise membobolnya serta memiliki uang yang dia ambil dari brankas. Sebagai balasan, Louise setuju untuk membantunya. Sementara itu, Loki mendatangi apartemen Sam dan mengelabui Nadia. Ia berpura-pura mengantar buket bunga dan menyediakan limosine untuk menjemput Nadia ke tempat resepsi. Nadia tanpa curiga langsung mengikuti Loki      dan menghabiskan banyak sampanye hingga mabuk. Tak lama Sam mendapat telepon dari Loki dan memberitahunya bahwa Nadia ada padanya. Sam juga mendapat telepon dari temannya, Toff (Fatsah Bouyahmed) yang memberitahu temuannya bahwa Loki sebenarnya berniat menyelundupkan lukisan.

Saat Sam bertemu dengan Loki di tempat pertemuan, Louise dan Rico (Frederic Chau), teman Sam diam-diam masuk ke dalam limosine dan berusaha menyelamatkan Nadia yang tengah mabuk, tapi Loki memergoki aksi mereka. Louise berhasil membawa Nadia keluar dari limosine, tapi Rico belum sempat meloncat keluar sehingga disandera Loki. Saat mengetahui Nadia selamat, Sam langsung ngebut dengan motornya untuk mengalihkan perhatian kedua anak buah Loki yang lalu mengejarnya.

Nadia yang belakangan sadar dari mabuknya lalu pergi ke resepsi bersama Ice dan memintanya berpura-pura sebagai Sam, karena ia tidak tahu Sam ada di mana. Belakangan Sam dan Louise menyusul Nadia ke tempat resepsi. Mereka ternyata diikuti juga oleh Loki, Iris dan teman-teman mereka. Louise pun langsung memperingatkan Sam. Berempat, Sam, Nadia, Louise dan salah seorang tamu yang hadir dan anjingnya lalu melarikan diri dengan mobil pengantin. Sebelumnya Sam sempat mencuri koper dari salah satu anak buah Loki yang berjaga di dekat van. Mereka tidak bisa lari terlalu lama, karena anak buah Loki lalu menculik Toff setelah meledakkan pintu rumahnya.

Sampai di tempat pertukaran sandera, mendadak muncul polisi mengepung mereka. Loki sudah berhasil kabur dengan membawa lukisan. Sam dan ayahnya pun berlari mengejarnya. Meski Loki berhasil lari, tapi ia salah membawa lukisannya karena saat Loki terjungkal jatuh saat dikejar Sam, tanpa sepengetahuannya Sam berhasil menukar lukisan yang asli dengan lukisan bergambar anjing. Sam pun berbaikan dengan Nadia.

Film ini lucu dan menghibur, dengan porsi yang seimbang antara action dengan komedi. Khas komedi situasi, kelucuan yang dibangun di film ini sebagian besar menyoroti Sam yang dalam keadaan tertekan karena ulah Loki dan anteknya, masih harus menghadapi kemarahan Nadia yang tidak tahu-menahu mengenai situasi yang dihadapinya. Scene yang lucu di film ini adalah saat Sam beberapa kali jatuh dari motornya saat menghindari anak buah Loki yang mengejarnya.

* Gambar dipinjam dari Wikipedia.

4 komentar:

Ronny Dee mengatakan...

Ini film produksi Perancis ya? Udah kebayang kelucuan berbumbu action ala France...

Selvia Lusman mengatakan...

@Ronny Dee: Ya, film Perancis.

echa mengatakan...

waa kynya dsni jrg film prancis, ato mgkn krna aku emg nyarinya film hllywood mulu kali ya...>_< btw ktnya ad film ttg prince william ama kate hehehe...gtw bner apa ga si, lgi jrang nton brita, n bca koran ;p

Selvia Lusman mengatakan...

@Echa: Ya, katanya sih mau dibuat film tentang Kate-William, tapi ngga tau jadi dibuat atau ngga.