Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Rabu, 13 April 2011

Review Film Gnomeo and Juliet

* Review ini tag dari Dewi.

Film animasi yang diadaptasi dari Romeo and Juliet karangan William Shakespeare ini dibuka dengan prolog bahwa ini adalah versi berbeda dari cerita Romeo and Juliet yang pernah ada sebelumnya. Bercerita tentang kurcaci yang ternyata hidup jika tidak ada manusia di dekatnya, terdiri dari dua kubu yang bermusuhan yaitu kubu biru (keluarga Montague) dan kubu merah (keluarga Capulet). Mereka tinggal di Verona Drive. Scene lalu berganti dengan Lord Redbrick dan Lady Blueberry yang saling mencela tanaman bunga di taman mereka. Permusuhan juga menular ke anak-anak mereka. Gnomeo Montague dan Tybalt Capulet yang berlomba menggunakan traktor memicu pertikaian saat Benny, teman Gnomeo menuduh Tybalt curang. Untuk membalas dendam pada Tybalt, maka Gnomeo dan Benny berniat menyusup ke dalam taman merah. Sayangnya mereka dipergoki dan akan ditangkap oleh kurcaci-kurcaci merah. Tanpa sengaja Gnomeo dan Benny terpisah.

Sementara itu, Juliet Capulet yang menyamar menjadi ninja untuk memetik anggrek terakhir di rumah kaca untuk ditanam di taman merah tanpa sengaja bertemu dengan Gnomeo yang juga tengah menyamar. Saat Juliet hampir jatuh saat akan memetik anggrek, ia ditolong Gnomeo, lalu keduanya memperebutkan anggrek itu. Saat berdiri di dahan pohon, keduanya pun jatuh ke air saat dahan itu patah. Penyamaran keduanya pun terbongkar. Keduanya sama-sama terkejut karena mereka berasal dari keluarga yang bermusuhan. 

Gnomeo yang telanjur menyukai Juliet lalu menyusup ke taman merah lagi untuk mencarinya. Ia terpaksa bersembunyi di dalam kolam ikan saat ayah Juliet datang. Setelah keadaan aman, Gnomeo memberikan anggrek yang tadinya mereka perebutkan kepadanya dan meminta Juliet menemuinya lagi. Juliet setuju meski ayahnya menjodohkannya pada Paris, sesama kurcaci merah. Belakangan Juliet marah pada Gnomeo setelah ia datang dengan teman-teman kurcaci birunya dengan membawa senjata untuk menghancurkan taman merah seteakh Tybalt terlebih dulu merusak taman biru dengan menggunakan Terrafirminator. Featherstone, teman baru mereka lalu menasihati keduanya agar berbaikan. Meski keduanya sempat meminta Featherstone untuk tidak ikut campur, Gnomeo dan Juliet lalu menyesal telah menyakiti hati Featherstone yang ternyata menanggung duka karena terpisah dengan pasangannya yang membawanya ke tempat lain setelah manusia yang memiliki mereka bercerai. 

Saat Gnomeo dan Juliet menanam anggrek di rumah tempat tinggal Featherstone, Benny tanpa sengaja melihat mereka dan sangat terkejut. Belum pulih dari kagetnya, Tybalt tiba-tiba datang dan menyerangnya hingga topi runcing di kepalanya pecah. Gnomeo pun lekas menolong temannya dan menghadapi Tybalt meski dilarang Juliet. Tanpa sengaja Tybalt terlempar ke dinding dan hancur berkeping-keping. Melihat itu para kurcaci merah murka dan mengejar Gnomeo yang terpaksa lari ke jalan raya. Ia terakhir terlihat di bawah mobil yang melaju ke arahnya. Benny yang mengira Gnomeo tewas tergilas mobil lalu mengajak teman-temannya untuk membalas dendam dengan menyusup masuk ke dalam rumah manusia dan memesan Terrafirminator secara online untuk menghancurkan taman merah dan semua kurcacinya. Gnomeo sendiri sebenarnya digondol anjing, lalu saat melarikan diri tanpa sengaja terbawa traktor dan akhirnya jatuh di atas kepala patung William Shakespeare. Beruntung saat patung William Shakespeare bicara padanya sambil menggerak-gerakkan kepala dan pena bulunya, Gnomeo tanpa sengaja jatuh ke bawah dan menimpa Featherstone yang tengah melintas di jalan di bawahnya.

Setelah mengetahui dari Featherstone bahwa Benny bermaksud menyerang kurcaci merah, Gnomeo langsung mencari Juliet karena mencemaskan kekasihnya. Para kurcaci merah dan biru pun saling menyerang dengan ketapel. Gnomeo yang bermaksud menolong Juliet lalu mendaki ke menara. Keduanya kini berada dalam bahaya saat Benny kehilangan kendali atas Terrafirminator dan terlempar keluar. Program Terrafirminator yang tak terkendali lalu meledakkan menara tempat Gnomeo dan Juliet berdiri. Keduanya tertimbun reruntuhan yang meledak. Saat melihat hal itu, Lady Blueberry dan Lord Redbrick pun menyesali permusuhan yang tercipta di antara keduanya dan sepakat berdamai. 

Gnomeo dan Juliet ternyata tidak mati. Mereka merangkak keluar dari reruntuhan menara. Film berakhir dengan para kurcaci menari bersama. Mereka juga memesan pasangan Featherstone secara online sehingga teman mereka tidak kesepian, sementara itu Paris akhirnya menjadi kekasih Nanette, kodok sahabat baik Juliet, sedang Gnomeo dan Juliet menikah.

Seperti halnya film animasi, tentu saja film ini tidak berakhir tragis seperti versi asli Romeo dan Juliet. Meski film ini cukup lucu dan menghibur, tapi dari segi pesan moral, film ini tidaklah sekaya How to Train Your Dragon yang jauh lebih dalam mengupas persahabatan antara dua makhluk yang berbeda species (naga dan manusia). Di film ini, meski sama-sama kurcaci, hanya karena perbedaan warna, dua keluarga kurcaci terus berseteru dan baru berdamai di akhir film, sementara alasan awal permusuhan mereka tidak begitu jelas diungkapkan. Pesan moral di film ini cukup jelas, permusuhan tidak akan membawa manfaat apa-apa, tapi hanya menciptakan kerusakan.

* Gambar dipinjam dari Wikipedia.

Tidak ada komentar: