Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Selasa, 01 Maret 2011

Mari Belajar dari Kimi Raikkonen!

Setelah seri terakhir musim lalu di Great Britain, tak ada yang tahu pasti apakah Kimi akan melanjutkan tahun keduanya di WRC, menjajal balapan di NASCAR atau kembali ke Formula One. Baik media maupun fans sama-sama penasaran dengan kiprah berikutnya dari The Iceman. Yang menjadi subyek perbincangan dengan tanpa beban malah menghabiskan liburannya antara lain di Florida sehingga muncul rumor kalau Kimi akan membalap di NASCAR, meski begitu melalui juru bicaranya, Riku Kuvaja rumor itu pun segera dibantah.

Keberadaan Kimi di Florida murni hanya untuk berlibur. Kimi juga terlihat di Fuengirola bersama Kari Tiainen untuk melihat-lihat lokasi motocross. Raikkonen juga diketahui menjual tim balapnya yang dimilikinya bersama managernya. Tim yang semula bernama Raikkonen Robertson Racing ini akan berganti nama menjadi Double R Racing dengan pemilik barunya Anthony Hieatt.

Kimi juga menghabiskan liburannya dengan bermain hoki es selama ring pertama dalam permainan antara HIFK All Stars melawan Jalmarit All Stars dan sempat menyumbangkan beberapa poin. Tak hanya itu, bersama Kari Tiainen dan Tommi Makinen, Kimi juga ikut serta dalam enduro-race di Karme Kustaa. Sayangnya liburan pebalap multi talenta ini berubah menjadi duka saat ayahnya, Matti Raikkonen tiba-tiba meninggal dalam usianya yang ke-56 beberapa hari menjelang hari Natal. Sebagai imbasnya, segala urusan kontrak untuk balapannya tahun depan pun ditangguhkan. 

Selain turut bersimpati atas kehilangan yang dirasakan Kimi, fans dan bahkan co-drivernya Kaj Lindstrom juga sempat merasa cemas akan kepastian karir Kimi, khususnya saat deadline semakin mendekat. Menjelang saat-saat terakhir Kimi akhirnya mendaftarkan diri di WRC dengan tim kepunyaannya sendiri, Ice 1 Racing dan akan membalap sebanyak 10 seri dengan melewatkan 3 seri di Mexico, Italia, dan Argentina. 

Meski begitu Kimi tidak menganggap ia mendaftarkan timnya di saat-saat terakhir, "I wouldn't say that anything happened in the last moment. Nothing would have changed even if we would have announced during the last race that we will drive this year also. We couldn't have drove any more than we could now because the new cars weren't ready.". Kimi membalap dengan Citroen DS3 WRC yang menjadikan Kimi salah satu klien Citroen. Klien lainnya adalah Peter Solberg yang membalap dengan Peter Solberg World Rally Team.

Tim yang didirikan Kimi ini juga dimaksudkan untuk memberi wadah bagi pebalap muda Finlandia untuk dapat berkompetisi di ajang motocross. Mereka adalah Toni Eriksson yang akan membalap di kelas MX1 dan Ludde Soderberg yang akan membalap di kelas MX2. Sayangnya sang pemilik tim tidak bisa menghadiri launching karena harus dirawat di Rumah Sakit Meilahti di Helsinki karena dugaan keracunan makanan atau flu perut. Dengan minimnya persiapan berupa satu hari test, Kimi mengikuti seri pertama musim ini di Rally Swedia dan berhasil finish di posisi ke-8 dan menuai 4 poin untuk dirinya dan 8 poin untuk timnya.

Mari belajar dari Kimi Raikkonen!

Kimi memang mengesankan, tidak saja karena talenta dan kepribadiannya yang super tenang, tapi juga karena beberapa hal berikut:

Kompetitif
Liburan bagi seorang Kimi Raikkonen bukan berarti hibernasi dan bermalas-malasan. Di tengah masa liburannya, ia tetap terjun dalam olah raga yang dicintainya. Bersama Makinen dan Tiainen, Kimi menjajal balapan di motocross. Ia juga bermain hoki es dan sempat menyumbangkan poin. Singkatnya, liburan tidak berarti berhenti berkompetisi bagi seorang Kimi Raikkonen.

Giat bekerja
Kimi bisa saja menghabiskan liburannya hanya dengan bersenang-senang. Nyatanya selama liburan, ia menyempatkan diri untuk mengurus tim balapnya, termasuk juga kontraknya sendiri di WRC. Memang hal ini tak lepas dari peran manager-nya, duo Robertson, tapi ia tetap menaruh perhatian terhadap kedua pebalapnya, Eriksson dan Soderberg.

Visioner
Keputusan Kimi untuk banting setir dari F1 ke WRC memang sempat menuai pro dan kontra, tapi Kimi tahu persis apa yang ia inginkan. "Rally is more difficult than F1, especially for me. If you can drive on some of the roads we drove last year, then you can drive everywhere.", kilah Raikkonen. Ia memang menyukai tantangan baru dan tidak gentar menghadapinya. Ia juga senang mengembangkan dirinya, tidak cuma mengembangkan mobilnya melalui test dan pace note. Tidak cukup hanya berperan sebagai pebalap, ia juga mengambil peran tambahan sebagai pemilik dan manager team-nya, Ice 1 Racing.

Tetap manusiawi
Meski memiliki nama julukan The Iceman dan kerap dianggap dingin, Kimi tetap manusiawi. Tak heran semenjak kematian ayahnya, Kimi sempat menarik diri dari publik selama masa berkabung. Terlebih Kimi memang memiliki hubungan yang dekat dengan ayahnya. Namun ia juga tidak berlama-lama larut dalam kesedihan sehingga melupakan tanggung jawabnya. Saat sudah waktunya, ia menjawab pertanyaan fans dan media dengan keikutsertaannya sebanyak 10 seri selama musim balap tahun ini. 

Selalu Fokus
Ia juga tetap fokus meski hanya memiliki persiapan seadanya menjelang Rally Swedia. Meski hanya melakukan test selama satu hari, tapi ia masih bisa finish ke-8 dan mengumpulkan 4 poin. Awal yang cukup menjanjikan mengingat tahun lalu ia hanya berada di posisi ke-29.

7 komentar:

Fanda mengatakan...

Setuju! Kimi membuktikan bahwa dia memang pembalap natural, bukan pembalap bintang yg hanya bersinar saat mendapat mobil yg bagus dan back-up teknik yang kuat. Ia berani mencoba sesuatu yg baru, dan menurutku yang perlu ditantang adalah dirinya sendiri ya...

Memang kita semua kebanyakan takut krn apa yg kita pikirkan sendiri kok. Mari belajar dari Kimi Raikkonen (duh...kangen nonton Kimi naik F1 deh...)

Selvia Lusman mengatakan...

@Fanda: Ya, saya juga kangen liat Kimi balapan lagi di F1, tapi Kimi sudah happy di WRC. Sama sekali ngga kangen F1. Ya kalau Kimi happy, fans ikutan happy juga :-)

miya mengatakan...

kimi? mmm, definitely one of the best

Selvia Lusman mengatakan...

@miya: mmm, I definitely agree with you.

bro eser mengatakan...

Visioner, itu mungkin yang paling aku suka.. salam kenal buat narablog

Ronny Dee mengatakan...

Keberaniannya untuk keluar dari zona nyaman F1 sangatlah luar biasa

Selvia Lusman mengatakan...

@bro eser: Salam kenal juga. Thx sudah berkunjung @Ronny: Setuju!!! :-)