Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Selasa, 08 Februari 2011

Review Film The Last Song

Film yang diangkat dari novel karangan Nicholas Sparks ini bercerita tentang Veronica Miller yang akrab dipanggil Ronnie (Miley Cyrus) yang setelah perceraian orang tuanya berubah menjadi remaja bermasalah. Selama liburan musim panas, ibunya mengantar Ronnie dan adiknya, Jonah (Bobby Coleman) untuk tinggal bersama ayah mereka, Steve Miller (Greg Kinnear). Jika Jonah menganggap liburannya sebagai kesempatan untuk kembali dekat dengan ayahnya, Ronnie justru bersikap sinis. 

Saat Ronnie melihat rakun menggali dan memakan telur kura-kura laut yang bersarang di depan rumahnya yang memang menghadap ke arah pantai, ia lalu menelepon akuarium laut untuk membantu melindungi telur-telur itu. Berhubung petugas yang dikirim akuarium tidak juga datang, maka Ronnie lalu memutuskan untuk menjaganya sendiri dengan menginap di bibir pantai, lengkap dengan tongkat baseball untuk memukul rakun jika berani datang lagi. 

Adalah Will Blakelee (Liam Hemsworth), pemuda yang tanpa sengaja menumpahkan milkshake ke bajunya yang ternyata diutus pihak akuarium untuk memeriksa telur kura-kura laut yang bersarang di depan rumah Ronnie. Will adalah sukarelawan yang bekerja di akuarium. Bersama-sama menjaga telur kura-kura laut itu, mereka pun menjadi dekat. Tapi tak lama setelah itu, Ashley (Mellisa Ordway), eks kekasih Will menghasut Ronnie dengan mengatakan bahwa Will memang selalu membawa semua gadis yang didekatinya berenang di dalam akuarium raksasa. 

Setelah kesalahpahaman itu berhasil dilalui, hubungan Ronnie dan Will pun membaik. Merasa bahagia, sulit bagi Ronnie untuk terus mempertahankan sikap bermusuhannya pada ayahnya. Terlebih setelah ayahnya memberinya dukungan untuk kembali menekuni hobi bermusiknya dan memberinya uang untuk membeli gaun baru yang akan dipakainya di pesta pernikahan saudara perempuan Will.

Kebahagiaan Ronnie tidak berumur panjang, ayahnya tiba-tiba terjatuh saat akan mengambil lampu untuk mengarahkan jalan bayi kura-kura laut yang menetas supaya dapat menuju laut. Ronnie baru tahu bahwa ayahnya menderita kanker dan tengah sekarat. Apalagi saat Ronnie tak sengaja mendengar percakapan ayahnya dengan Will dan temannya. Selama ini ayah Ronnie diduga sebagai orang yang bertanggungjawab terhadap kebakaran di gedung gereja di kota itu karena ayahnya ditemukan tak sadarkan diri di dalam bangunan gereja dan tak ada orang lain. Nyatanya yang tanpa sengaja membakar gedung gereja adalah teman Will. Ronnie pun marah pada Will dan hubungan mereka retak.

Jonah lalu dijemput ibunya, sementara Ronnie bersikeras untuk menemani ayahnya karena tidak ingin membiarkan ayahnya menderita tanpa teman berbagi. Ronnie bahkan kembali bermain piano dan berusaha menyelesaikan lagu yang ditulis ayahnya. Ayah Ronnie tidak bisa lagi bermain piano dan menyelesaikan lagunya karena tangannya sakit akibat penyakit yang dideritanya. Sayangnya saat lagu terakhir ciptaan ayahnya itu berhasil diselesaikan Ronnie, ayahnya meninggal.

Saat Will datang ke upacara mengenang ayahnya, Ronnie dan Will pun berbaikan. Ronnie lalu memutuskan untuk mengambil beasiswanya ke Julliard. Film berakhir dengan scene Ronnie mengemasi barang-barangnya dan mengendarai mobilnya dengan barang-barangnya yang ditarik di belakang mobil.  

Khas film yang diangkat dari novel Sparks, film ini juga melibatkan kematian salah satu anggota keluarga. Setidaknya di film ini yang meninggal bukan tokoh utamanya. Meski begitu, film ini sebenarnya memiliki dialog yang cukup lucu. Berikut di antaranya:

Jonah: Ronnie never opens any of your letters.
Steve: Really?
Jonah: Mom says it's because she has PMS.
Steve: Do you know what that is?
Jonah: Dad, I'm not a little kid anymore. Means "Pissed at Men Syndrome".
Steve: Yeah.

Sebab itu, film ini masih cukup menghibur dan tidak terlalu cengeng.

* Gambar dipinjam dari Wikipedia.

8 komentar:

Calvin mengatakan...

waduh ... ternyata Miley Cyrus sudah ada film layar lebar juga ... hehehe yang ku tau hanya Hanah Montana .. :)

Grace Receiver mengatakan...

@Calvin: Hehe... Saya malah belum pernah nonton Hanah Montana.

~ jessie ~ mengatakan...

Tapi basically cerita2 Nicholas Sparks selalu melankolis ya?

Agenda ibu rumah tangga mengatakan...

Miley terlihat lebih dewasa penampilannya disini. Lebih oke darpada waktu tampil di hannah Montana.. :) saya suka film ini, bagaimana hubungan yg rusak antara anak dan ayah pelan-pelan dipulihkan

Selvia Lusman mengatakan...

@Jessie: Ya, Nicholas Sparks saking romantis memang jadi melankolis, tapi film yang satu ini ngga terlalu cengeng, sih. Malah dialognya lucu juga. @Agenda ibu rumah tangga: Hehe... Fans Miley ya?

Ayatun_nurjanah mengatakan...

saya juga suka filmnya...tak hanya dilihat dari Miley yang bisa memerankan "ronnie" dengan baik, tapi juga Bobby coleman yang bener-bener bisa membuat saya trenyuh dengan peran Jonah.

Selvia Lusman mengatakan...

@Ayatun Nurjanah: Hehe... Nicholas Sparks memang keren-keren ya filmnya? Thanks buat kunjungannya.

Unknown mengatakan...

Saya merasa tidak asing lg dengan pemeran wanita nya tp saya lupa dan saya baru sadar Ternyata dia adalah Miley Cyrus.. Hahaha