Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Jumat, 28 Januari 2011

Review Film The Other Guys

Detektif Christopher Danson (Dwayne Johnson) dan Detektif PK Highsmith (Samuel L. Jackson) adalah figur yang terkenal di kepolisian. Kedua orang detektif itu sudah seperti selebritis dan diliput oleh berbagai media. Danson bahkan mengaku memiliki hubungan khusus dengan Kim Kardhasian.
 
Merasa pamornya dikenal di mana-mana, keduanya sering melalaikan tugas membuat laporan dan melimpahkannya pada Allen Gamble (Will Ferrel) yang lebih suka menjadi akuntan forensik ketimbang turun ke jalan. Partner Allen, Terry Hoitz (Mark Wahlberg) merasa kesal dengan kondisi itu. Karena itu, saat Danson dan Highsmith tewas saat melompat dari atap gedung saat tengah mengejar penjahat, Terry langsung merasa berhak untuk menggantikan keduanya. Bersama dua polisi lainnya, mereka bertiga pun bersaing untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Danson-Highsmith. Mereka pun berebut untuk menangani kasus besar demi mendongkrak karir mereka.
 
Berpartner dengan Allen, Terry benar-benar merasa gusar dan terpaksa menodongkan senjata pada Allen agar mau meninggalkan meja kerjanya dan mendatangi TKP. Allen malah bersikeras untuk menangani kasus lain dan menangkap Sir David Ershon (Steve Coogar) karena pelanggaran ijin. Saat dalam perjalanan menuju markas, sejumlah orang bersenjata menculik Ershon. Terry yang tadinya skeptis kini tertarik untuk melanjutkan penyelidikan.
 
Orang-orang yang menculik Ershon ternyata memiliki koneksi dengan kalangan atas. Tanpa cukup bukti sulit bagi Terry dan Allen untuk membongkar kasus penipuan yang melibatkan perusahaan raksasa, Lendl. Diam-diam keduanya tetap mengembangkan penyelidikan sehingga atasan mereka, Captain Gene Mauch (Michael Keaton) terpaksa memberikan hukuman. Terry pun turun pangkat menjadi polantas dan malah menyukai pekerjaan barunya. Giliran Allen yang menodongkan senjata ke Terry dan memaksanya untuk meneruskan menangani kasus Lendl.

Setelah kerja keras mereka membuahkan hasil, maka Ershon dan kroninya berhasil dibekuk.
 
Film ini sangat lucu dan menghibur. Dari awal hingga akhir film, penonton terus disuguhi dialog yang lucu dan segar, dengan plot yang seimbang antara komedi dan action. The Other Guys sedikit mengingatkan saya pada Hollywood Homicide yang dibintangi oleh Harrison Ford dan Josh Hartnett. Meski begitu dialog dalam film ini jauh lebih cerdas dan sarkastis. Karakter Terry bahkan digambarkan demikian sarkastisnya sehingga Terry sengaja mengikuti berbagai macam kursus dan kelas seni, di antaranya balet, tidak lain supaya dia bisa mengolok-olok orang yang tidak disukainya dengan kemampuannya menari balet dan pengetahuannya seputar seni. Saya tidak bisa memutuskan dialog atau scene mana yang paling lucu, tapi salah satu di antaranya adalah scene saat Terry berdebat dengan atasannya, diinterupsi oleh Allen :

Captain Gene: Next, I want you guys to hand in all the evidence you think have to the sec. The financial district is under their jurisdiction.
Terry: Don't you get it? This case is talking to us! I'm a peacock, Captain! You gotta let me fly on this one!
Captain Gene: You know what, Terry? Let's just settle this. Peacock don't fly.
Allen: They fly, they fly a little bit.
Captain Gene: Yeah, about as much as a penguin. One more thing. Do me a favor, don't go chasing waterfalls.
Allen: Was that accidental, or were you trying to quote TLC on purpose?

Kekuatan film ini tidak terletak pada adegan slapstick, tapi pada dialognya yang sarkastis dan lucu. Saya sangat merekomendasikan film ini sebagai salah satu film yang pasti akan membuat Anda terbahak-bahak.

* Gambar dipinjam dari Wikipedia.

5 komentar:

morishige mengatakan...

film ini bener-bener menghibur dari awal sampai akhir. saya paling seneng waktu mereka sedang di atas mobil dan si will farrel gak berhenti-berhenti ngoceh. lalu seketika temennya itu tereak nyuruh dia diem. hahahaha...

irsyad araz mengatakan...

wah jdi kpingin nnton film ne.....

Selvia Lusman mengatakan...

@morishige: Haha... Allen memang bawel. Dialog yang saya kutip di postingan ini fave saya, sepertinya plesetan lagunya Katy Perry yang judulnya Peacock. @irsyad araz: Ya, lucu koq. Ngga rugi nontonnya.

Nard4Reynard mengatakan...

Hmm I think this movie want to say hero rarely becomes popular. The most often case is who we see in TV isn’t a real hero. But we perceive that it is.

Selvia Lusman mengatakan...

@Nard4Reynard: Yes, you right. I think the real hero isn't hoping for appreciation, just do what they need to do.