Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Jumat, 21 Januari 2011

Review Film Due Date

Film ini bercerita tentang Peter Highman (Robert Downey Jr) yang dalam perjalanan menuju bandara mobilnya tanpa sengaja ditabrak oleh Ethan Tremblay (Zach Galifianakis). Kesialannya berlanjut. Tas yang dibawanya tertukar dengan tas milik Ethan. Apalagi saat pemeriksaan, di tas milik Ethan yang dipegang oleh Peter ditemukan pipa mariyuana. Peter sempat dicurigai oleh petugas. Tak dinyana saat sudah berada di dalam pesawat, Peter lagi-lagi bertemu Ethan yang berada dalam penerbangan yang sama dengannya. Karena Ethan yang terus mengajaknya ngobrol dan secara berlebihan terus menyuruhnya mematikan ponsel saat pesawat hampir tinggal landas, Peter dikira teroris yang akan mengaktifkan bom lewat telepon genggamnya, sehingga Peter ditembak oleh petugas dengan peluru karet. Baik Peter dan Ethan akhirnya diminta turun dari pesawat.

Saat Peter akhirnya diberi kesempatan menjelaskan pada petugas bandara yang menginterogasinya, ia sudah ketinggalan pesawat. Ia juga tidak bisa mengejar penerbangan berikutnya karena dilarang untuk naik pesawat. Apalagi dompet dan tasnya tidak di tangan. Ia terpaksa menumpang mobil Ethan karena tidak punya pilihan lain.

Ethan yang mampir dahulu ke rumah Heidi (Juliette Lewis), seorang pengedar narkoba membuat Peter makin gusar. Apalagi anak laki-laki Heidi ternyata nakal. Ia menarik-narik dasi Peter, bahkan mengolok-oloknya. Kesabaran Peter habis dan saat tidak ada yang memperhatikan, ia memukul anak itu. Peter terus dipaksa   untuk menyabarkan diri. Apalagi saat Ethan menangis ketika isterinya meneleponnya untuk minta cerai. Ethan terus berujar bahwa hal itu tidak adil karena ia baru saja kehilangan ayahnya yang belum lama ini meninggal. Jengkel dengan ulah Ethan, Peter sempat terpikir untuk mencuri mobil Ethan saat Ethan lengah; tapi karena merasa bersalah Peter akhirnya kembali ke tempat ia meninggalkan anjing Ethan dan barang-barangnya dan berdalih ia hanya pergi sebentar untuk membeli kopi dan donat. 

Ketika Ethan tanpa sengaja tertidur saat menyetir sehingga menyebabkan kecelakaan dan menyebabkan tangan Peter cidera sampai harus dibebat, Peter akhirnya menelepon temannya, Darryl (Jamie Foxx) untuk menjemputnya. Saat ia ingin meninggalkan Ethan, Darryl meyakinkannya untuk menyelesaikan masalahnya dengan Ethan. Peter pun ganti memberi tumpangan pada Ethan dengan beberapa syarat. 

Sampai di rumah Darryl, situasi tidak membaik. Darryl tanpa sengaja salah mencampurkan kopi dengan abu ayah Ethan yang dikremasi dan dimasukkan ke dalam kaleng oleh Ethan. Ethan pun kembali menangis karena sewaktu hidup ayahnya adalah orang yang paling dekat dengannya dan sangat mendukung kariernya sebagai aktor. Peter dan Darryl sama-sama merasa bersalah. Peter lalu meminta maaf pada Ethan.

Peter dan Ethan kembali melanjutkan perjalanan dengan mobil pinjaman. Saat akan melewati perbatasan, mereka kembali bermasalah dengan petugas. Peter tidak memiliki passport karena passport miliknya berada di dalam tasnya yang hilang. Peter ditahan di dalam mobil gandeng dan dalam kondisi terborgol. Ethan akhirnya berinisiatif menolong Peter dengan mencuri mobil gandeng itu hingga mereka dikejar oleh mobil-mobil polisi. Dengan kesigapan Ethan akhirnya mobil-mobil yang mengejarnya terbalik dan mereka berhasil lolos dari kejaran polisi. Sejak itu hubungan Peter dan Ethan pun membaik. Peter bahkan mendorong Ethan untuk menaburkan abu ayahnya di Grand Canyon.

Tak lama mereka kembali berkelahi saat Ethan mengaku telah mencuri uang milik Peter yang berada di dompetnya berikut dengan kartu ATM. Di tengah perkelahian, Sarah (Michelle Monaghan), isteri Peter meneleponnya dan memberitahunya bahwa ia hampir melahirkan. Mereka pun untuk sejenak melupakan pertengkaran mereka dan berkendara ke rumah sakit. Di dalam perjalanan, Ethan membuka dashboard mobil dan menemukan pistol. Ia tanpa sengaja menembak Peter. Dalam keadaan tertembak, Peter menyerahkan kendali mobil pada Ethan dan akhirnya sampai di rumah sakit. Setelah semua hal yang mereka lalui, Peter dan Ethan akhirnya memutuskan untuk tetap bersahabat.

Jujur saja, film ini tidak berhasil membuat saya terbahak-bahak. Plot film ini terkesan terlalu dipaksakan, seperti scene saat mereka tanpa sengaja meminum abu kremasi ayah Ethan atau saat Ethan tanpa sengaja menembak Peter tak lama setelah menemukan sepucuk pistol di dashboard mobil yang mereka curi. Karakter Ethan yang digambarkan sangat menjengkelkan dan bermasalah justru membuat saya ikut merasa jengkel, karenanya film ini lebih terasa mengganggu daripada menghibur. Yang agak lucu mungkin scene saat Ethan mengendarai mobil sambil menghisap narkoba dan asapnya tanpa sengaja membuat  Peter mabuk sehingga ia berhalusinasi dan melihat Ethan seperti melihat seekor anjing berwarna hitam. 

* Gambar dipinjam dari Wikipedia.

5 komentar:

Theresia Hutapea mengatakan...

wahwah Shel, emang kmu teh tiap minggu ntn brp film?asik bgt aku jdi tau bnyk film2 dsini,walo aku jrang ntn si, aku lbh bnyak ntn serial tv gt (luar tntunya, no sinetron) hehe....:D

merry go round mengatakan...

Ini yang lanjutan The Hangover kan ya.

naruto mengatakan...

kalo baca reviewnya kayaknya seru neh film....

rezKY p-RA-tama mengatakan...

nampaknya menarik,,,nice infoo

Selvia Lusman mengatakan...

@Echa: Hehe... Minimal 1hari nonton 1film meski cuma nonton di TV. @Rossa: Wah, ngga tau. Saya belum nonton The Hangover. Bagus ngga? @naruta: Hehe... Met nonton, thx atas kunjungannya. @Rezky: Thanks.