Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Sabtu, 01 Januari 2011

Review Film Devil

Film yang diangkat berdasarkan cerita rekaan M. Night Shymalan ini dibuka dengan narasi dari Ramirez (Jacob Vargas), salah seorang petugas yang memonitor CCTV di dalam sebuah gedung. Ia bercerita bahwa ibunya sering menceritakan padanya cerita tentang Iblis yang menyamar dengan mengambil rupa manusia dengan tujuan menyiksa dan membunuh manusia. Semua cerita ibunya bermula dengan kejadian bunuh diri dan berakhir dengan   terbunuhnya orang-orang yang tidak bersalah. Scene lalu berganti dengan pertemuan Detektif Bowden (Chris Messina) dengan sponsornya. Bowden menjadi alkoholik setelah istri dan anaknya terbunuh dalam sebuah kecelakaan tabrak lari.

Sementara itu di sebuah gedung seseorang bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari sebuah jendela. Tak lama Bowden dan rekannya, Detektif Markowitz (Joshua Peace) dipanggil untuk menangani kasus itu. Masih dalam gedung yang sama, lima orang memasuki sebuah lift. Mereka adalah Vince (Geoffrey Arend), seorang salesman yang menjual kasur, seorang wanita tua, Ben (Bokeem Woodbine), petugas keamanan yang baru saja dipekerjakan di gedung itu, Sarah (Bojana Novakovic), wanita muda yang bekerja di gedung yang sama, dan Anthony (Logan Marshall-Green) yang datang ke gedung tersebut untuk melamar pekerjaan. Saat lift tiba-tiba macet, kelima orang itu terjebak di dalam lift.

Ketika lampu lift padam, Sarah merasakan ada yang menggigit punggungnya hingga terluka dan berdarah. Sarah menuduh Vince yang berdiri paling dekat dengannya, sementara Vince balik menuduh Sarah yang melukai dirinya sendiri. Mereka mulai beradu argumen. Keadaan makin panas karena Ben yang ternyata memiliki catatan kriminal tampak berang dan kehilangan kontrol diri. Setiap kali lampu lift mati, seorang di antara mereka akan diserang dan korban terus berjatuhan. Satu per satu di antara mereka pun tewas.

Ramirez melihat ada yang ganjil di monitor. Ia lalu mulai meracau dan bicara tentang Iblis yang sering diceritakan ibunya. Bowden yang skeptis merasa gusar. Meski mereka telah mengerahkan teknisi untuk memperbaiki lift dan meminta bantuan pemadam kebakaran untuk melubangi dinding untuk mengeluarkan sisa orang yang masih hidup di dalam lift, pekerjaan itu ternyata memakan waktu. Bowden dan rekannya mulai mencari identitas kelima orang yang berada di dalam lift dan ia sampai pada kesimpulan bahwa suami Sarah mungkin berniat menghabisinya dan membunuh juga orang-orang lain yang berada bersamanya di dalam lift untuk menghilangkan kecurigaan. Salah satu dari kelima orang itu adalah pembunuh suruhan suami Sarah.

Untuk sebuah film horor, film ini sebenarnya tidak terlalu seram. Meski begitu, film ini layak ditonton karena menonton film ini terasa bagai tengah membaca novel karangan Agatha Christie. Sepanjang film penonton dibawa untuk ikut menebak siapa di antara kelima orang itu yang menjadi pembunuhnya. Seperti novel Agatha Christie, pembunuh dalam film ini juga adalah karakter yang paling tidak dicurigai dan petunjuk untuk menebak Iblis pembunuhnya ada pada cerita Ramirez bahwa semua orang yang menjadi korbannya akan memperkenalkan diri kepada Iblis pembunuh ini. Sebab itu simak baik-baik. Siapa yang tidak menyebutkan namanya, itu pembunuhnya. Satu orang berhasil selamat. Sebelum film ini berakhir tugas penonton adalah menebak pembunuhnya. Selamat menebak!

* Gambar dipinjam dari Wikipedia

11 komentar:

Admin - Bloggerotaku.co.cc mengatakan...

Thanks for following my blog Blogger Otaku by email..
Happy Blogging,,,

Admin - Bloggerotaku.co.cc mengatakan...

Thanks for following my blog Blogger Otaku by email..
Happy Blogging,,,

echa mengatakan...

oooh jadi plakunya emg manusia ya bkn iblis bneran, hbs klo liat jdulnya kya film setan2 gt, tapi ad dtektifnya toh hohoho... :p met tahun baru Sel! have a great year ahead :D Jbu and ur family :D

Selvia Lusman mengatakan...

@BloggerOtaku: You're welcome. @Echa: Pelakunya Iblis yang menyamar jadi manusia. Met tahun baru juga. Happy holiday.

alice in wonderland mengatakan...

walah saya anti nonton filn ginian di bioskop apalagi di rumah dan sendirian! hehe walau seneng cerita misteri tapi tetep aja ddeg2an banget... hmm enaknya noton gak ya???
Hapy New Year ya Selvia^^

rezKY p-RA-tama mengatakan...

nampaknya bagus ini,,
nunggu dvd ripnya aja nih,
haha :D

merry go round mengatakan...

Pertama kali liat trailernya di INAFFF dan semua maniak film horor bersorak 'Akhirnya film ini masuk Indonesia juga'.

Pembuktian Mr. Syahmalan kalau dia masih merupakan sutradara hebat setelah kegagalan Avatar.

Terpaksa skip bacanya karena takut ada spoiler :) mungkin lain kali reviewnya tidak perlu menjelaskan keseluruhan film :)

wongmuntilan mengatakan...

tadinya aku kira film ini bakalan sad-ending, tapi ternyata happy ending (yah setidaknya agak happy-lah) ^^ tidak terlalu seram ya, film-film M. Night Syamalan memang tidak vulgar, tapi menarik ^^

Selvia Lusman mengatakan...

@Alice: Ngga serem koq. Iblisnya ngga kelihatan, kan pas diserang mati lampu liftnya. Happy New year 2011 to you too. Have a great year. @Rezky: Met berburu dvdnya, met nonton dan met tahun baru 2011. @merrygoround aka Rossa: Hehe... Saya malah suka spoiler karena saya suka film yang happy ending. Jadi biasa baca spoiler dulu di IMDb. Kalau endingnya happy, baru nonton filmnya. @wongmuntilan aka Santi: Setuju. Saya suka juga The Village.

arisriyadi mengatakan...

salam kenal

Selvia Lusman mengatakan...

@arisriyadi: Salam kenal juga.