Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Jumat, 01 Oktober 2010

Perfectly Opposite

Apakah persamaan antara Kimi Raikkonen dan Jacques Villeneuve? Keduanya adalah pebalap yang pernah menjadi juara dunia di lintasan Formula One. Jacques meraih gelar juara dunianya pada tahun 1997 dan Kimi Raikkonen pada tahun 2007. Persamaan lainnya, keduanya kini tidak lagi membalap di Formula One. Jacques sekarang membalap di NASCAR dan Kimi di WRC. Mungkin cuma dua hal ini saja yang menjadi kesamaan di antara mereka. Selebihnya benar-benar berbeda.

Jika Jacques sepertinya merindukan Formula One dan berniat kembali membalap di sirkuit-sirkuit Formula One, Kimi justru mengaku tidak merindukan F1 dan menikmati keberadaannya di WRC. Kimi mengaku atmosfir di F1 terlalu politis sehingga orang tidak bisa menyuarakan opininya secara bebas karena takut disalahartikan. Saya yakin hal ini bukan masalah bagi Jacques. Sejak dulu Jacques justru cukup lantang dan lugas mengatakan apa pun yang ia pikirkan. Pernyataan-pernyataan Jacques memang cenderung kontroversial dan menggelitik.

Niat Jacques untuk kembali membalap di F1 dibuktikan dengan ambisinya untuk memiliki tim sendiri. Sayangnya niat Jacques untuk menjadikan Villeneuve Racing sebagai tim ketigabelas tidak dikabulkan FIA. Dikhawatirkan tim ini (jika sekiranya disetujui) tidak memiliki cukup dana, sehingga keikutsertaannya hanya bertahan selama satu musim balap saja. Karena alasan ini, maka keinginan Jacques untuk memiliki tim balap pun dipatahkan oleh FIA. Tapi bukan Jacques kalau ia menyerah begitu saja. Jacques dengan sponsor pakaiannya, Durango Corse berniat membeli tim yang sudah ada yang menjadi peserta balap di tahun 2011. Mereka tengah mengincar tim pendatang baru Hispania (HRT) dan Virgin.

Kebalikannya, Kimi justru masih menunda untuk membuat keputusan. Ia belum mengumumkan akan membalap di mana tahun depan, apakah akan melanjutkan tahun keduanya di WRC atau kembali ke lintasan Formula One yang telah membantu membesarkan namanya. Meski Steve Robertson, manager Kimi telah melakukan pembicaraan dengan tim Renault dan kemungkinan mendapatkan kursi balap di F1 tahun depan, Kimi masih memberi jawaban yang sama bahwa ia belum membuat keputusan. 

Manager Kimi mungkin hanya berusaha menjalankan tugasnya sebaik mungkin dengan mencari sebanyak mungkin peluang membalap, entah itu di F1 atau bukan, tapi yang menurut saya menggelikan adalah pernyataan yang diberikan Eric Boullier, team principal Renault dan Renault F1 chairman, Gerard Lopez saat menanggapi pernyataan Kimi yang terkesan "Renault tidak butuh Kimi" tapi "Kimi yang butuh Renault" padahal Kimi sendiri sepertinya tidak ambil pusing dan masih membuka diri untuk opsi apa pun yang ditawarkan padanya dan masih dalam proses memilih tawaran terbaik yang dimilikinya.

Kimi Raikkonen, "You never know but I will probably never return to Formula One."

Eric Boullier, "It is true that the summer has passed and we have had more and more requests - and the guy you mentioned [Raikkonen] is on the radar now. He is on the radar because he contacted us. We need to think about it. But the priority is Vitaly, and to see how he will develop. If we are convinced then we will keep him definitely. This is the first option. But there are several other options, and one of them is Kimi."

Steve Robertson, "It's true, I spoke with Boullier. We want to explore all the possible options for next year. Kimi and I asked Renault what is the situation. There are all sorts of rumours. I've heard that Kimi could go to NASCAR, but that is definitely not an option."

Vitaly Petrov juga sepertinya tidak terlalu khawatir jika posisinya digantikan oleh Kimi Raikkonen karena Petrov memiliki sponsor seperti yang dikatakan Lopez, "It's not that Vitaly is a paying driver, because he's not, but certainly the sponsors that he brought or that came, which is Lada, have been very good sponsors. But Vitaly was not bringing the kind of money that people were saying. And he's a good driver. Vitaly was second in the GP2 championship last year and could easily have won that championship if he hadn't had six failures last year. On top of all that, he is a driver that has 250 million Russian-speaking people that are convinced in him, so we'd be stupid not to assume that there is a business behind that. But we have to build the driver."

Berikut komentar Lopez seputar rumor Kimi menggantikan Vitaly, "It's funny because people now think things are going well and we're going to change drivers. There's a certain rally driver that wasn't interested in Formula 1 but now has made contact and is interested in coming back to F1, funnily enough with us, but we're not there yet." 

Lalu Boullier pun berubah pikiran tentang Kimi setelah muncul kabar bahwa Petrov akan membalap untuk Lotus tahun depan, "It's flattering, because it shows that our team is again attractive to an F1 World Champion. Our simulations show that our car has improved by about one-and-three-quarter seconds between the first test and now. We have been one of the teams with the greatest progressions. That is a true source of satisfaction – we have proved the team has the qualities to operate at the highest level.” Sebut saya sinis, tapi sepertinya kini Boullier yang mencoba meyakinkan Kimi bahwa Renault adalah pilihan tepat.

Boullier bahkan melanjutkan, "It is definitely getting closer to when we will make a decision. But we really want to consider all of the options. I decided to tell some drivers that we will not carry on discussions with them, so we know wait and see - but Kimi remains one of our scenarios. I have said many times that I want to meet with him first before we do anything more. I want to understand more about his wish to come back."

Kalau Boullier sedikit memahami Kimi, ia pasti tahu bahwa seorang Martin Whitmarsh yang telah mencoba bicara padanya pun tidak bisa meyakinkan The Iceman untuk langsung meneken kontrak dan kembali ke lintasan Formula One tahun depan.

4 komentar:

rezKY p-RA-tama mengatakan...

aku gak tau balapan eeeee
taunya cuma liat saja
gak tau bagaimana dan siapa
heheh

alice in wonderland mengatakan...

Selvia....nulis review film lahgi dunk... yang settingnya kuno^^ kamu idah nonton the Counterss belum, itu lho yang tokoh utamanya Kiera Knightly ;)

merry go round mengatakan...

Whoooww....
ternganga-nganga membaca tulisan ini.

walau saya ngga ngerti dunia balap, tapi tulisan Grace mengalir lancar dan mudah dimengerti. Saya jadi tau seluk-beluk dunia balap nih :)

great post.

Selvia Lusman mengatakan...

@rezky: gpp, pertama kali saya nonton F1 juga ngga ngerti, cuma seneng aja liat mobilnya muter2in sirkuit kayak mainan tamiya. Hehe... @Alice: Mau sih nulis review lagi, tapi belum ada lagi film yang berkesan. Terakhir nonton sekuel terbaru Resident evil, Harry Potter, Stay Cool, the Last Exorcism, tapi karena saya ngga terkesan sama plotnya, jadi males nulisnya. Kalau The Duchess pernah nonton sekali di TV, tapi kalo The Countess baru denger. Ini film baru Keira? @merrygoround aka Rossa: Thanks, semoga kamu jadi pecinta Kimi & Jacques juga ya? Hehe...