Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Senin, 27 September 2010

Ternyata Burung Hantu...

Sejak saya kecil, setiap malam saya selalu mendengar suara burung yang berkicau dengan suara yang menakutkan, bukan merdu. Setidaknya sewaktu kecil saya selalu ketakutan saat mendengarnya di malam hari. Ibu teman saya bilang itu burung seak, tunggangan resmi kuntilanak (Kalau C4, ini tunggangan resmi Kimi Raikkonen selama membalap di WRC). Sedang teman saya yang lain bilang kuntilanak biasa keluar di malam hari dan menaburkan kutu kepada siapa saja yang berani keluar hingga tengah malam. 

Jujur saja, saya memang jenis orang yang cenderung skeptis dengan hal-hal yang berbau mistik. Dulu saat acara ospek dan harus kemping di daerah yang katanya angker, teman-teman setenda saya ketakutan saat mendengar suara desisan di antara rerumputan dan menganggap itu suara makhluk halus. Saya berpikir itu suara serangga. Saat ada salah satu anggota pramuka yang membuat tenda agak berdekatan dengan tenda kami kesurupan, saya baru agak percaya kalau tempat itu angker tapi tidak seperti teman-teman saya yang ketakutan, saya cuma agak takut kalau orang yang kesurupan itu lepas dari pegangan dan menyerang saya. Selebihnya saya menganggap kesurupan yang dia alami biasa saja dan tidak seseram di dalam film horor yang mana korban kesurupan kepalanya bisa berputar ke belakang, mata melotot atau tubuh melayang di udara. 

Berbekal rasa skeptis ini saya iseng mencaritahu tentang burung seak via Google dan ternyata hasilnya malah artikel tentang burung hantu yaitu burung serak Jawa dengan nama latin Tyto Alba. Ternyata jenis burung hantu itu sangat banyak. Saya asumsikan karena suaranya yang serak burung yang saya dengar tiap malam itu memang burung serak Jawa. Di Jawa sendiri burung ini dikenal dengan nama manuk dares dan sering dikaitkan dengan reaper (pencabut nyawa) padahal peran burung hantu dalam ekosistem sangat penting yaitu sebagai pembasmi hama tikus, khususnya dalam ekosistem sawah. 

Masalahnya apa benar di kota besar seperti Jakarta masih ada burung hantu? Di Jakarta kan lebih banyak ditemukan gedung bertingkat dan bukannya sawah? Saya lalu mencoba mencari artikel tentang burung hantu di kota. Ternyata pernah ada kejadian seorang pengendara motor ditabrak burung hantu berwarna cokelat seperti burung hantu dalam film Harry Potter saat melintas di kawasan Jakarta Pusat. 

Konon sejak film dan novel Harry Potter terkenal di seluruh dunia muncul tren untuk memelihara burung hantu. Merawat burung hantu pun ternyata cukup mudah (setidaknya seperti itu yang saya baca) karena tinggal dikandangkan seperti ayam atau diikat agar tidak terbang dan cukup diberi makan cacing, jangkrik di pagi hari. Lalu malamnya dilepas untuk berburu tikus. Jadi kalau Anda terganggu dengan tikus yang kerap menyambangi rumah Anda dan masuk tanpa permisi dari palaron dan tempat jemuran, mungkin memelihara burung hantu bisa dijadikan salah satu alternatif.

* Gambar dipinjam dari sini.

11 komentar:

husin mengatakan...

tertarik juga melihara burung hantu, tp harganya kira2 berapa ya...?

Fanda mengatakan...

O ya? Banyak orang pelihara burung hantu gara2 Harry Potter? ckckck... sampe segitunya..

Grace Receiver mengatakan...

@husin: hehe... saya sih ngga tau harganya. @fanda: kan fans sejati gitu. hehe...

mylitleusagi mengatakan...

aku malah gak pengen miara burung hantu serem..
dan aku cenderung parno..
dari pada ketakutan mending gak deh..(^_^)

merry go round mengatakan...

Saya sama adik paling parno sama burung hantu waktu kecil. Logikanya kan burung hantu sahabatan sama hantu sejenis kuntilanak gitu. Kalo burungnya udah bunyi, kita ngga bakal bisa tidur semaleman.

Lama-lama sih ngga takut lagi, gara2 lagu burung hantu yang bersahabat banget. saya malah paling suka lagu itu pas kecil. Lagian burung hantu bentuk aslinya lucu juga :D

~ jessie ~ mengatakan...

Yang warnanya putih kayak Hedwig ada ga? Terus, bisa disuruh kirim surat juga ga burung hantunya? ;D

Selvia Lusman mengatakan...

@mylitleusagi aka Putri: Hehe... Bukan burung hantu kalo ngga serem. @merrygoround aka Rossa: Hehe... Niat pelihara juga ngga? @Jessie: Haha... Kalau ada lumayan juga, ngga perlu beli perangko atau repot2 ke kantor pos.

echa mengatakan...

eheheheh sempet ada rncanan untuk pelihara burung hantu loh, diteras kamarku...soale ktnya dia predator buat burugn2 kecil yg suka bkin kotor diteras kmarku... Tapi blm tau sih jadi apa ga :D g kbayang klo jadi tiap mlm dngerin suaranya....hmmm adeeemm xD

Selvia Lusman mengatakan...

@Echa: Hehe... Suaranya kamu rekam aja jadi ringtone.

Unknown mengatakan...

peliharaan burhan yg jenis tinggi maks nya 20cm itu aja gan... lucu gak nyeremin... pas ngekost gue taruh sekamar :D kalo bunyi, liat aja burung hantunya... ntar kalo g ada rasa parno

caca mengatakan...

Wah ternyata baru tau manuk dares itu burung hantu padahal saya orang jawa
aku bingung apa itu manuk dares akhirnya nemu juga infonya
Thans informasinya