Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Rabu, 01 September 2010

Review Film Letters to Juliet

Letters to Juliet bercerita tentang Sophie Hall (Amanda Seyfried), seorang pencari fakta yang datang bersama tunangannya, Victor (Gael Garcia Bernal) ke Verona dalam rangka pra bulan madu. Selama berada di Verona, Victor mencari troufle (sejenis jamur) dan pergi ke perkebunan anggur, sedang Sophie mengunjungi "House of Juliet". Semua wanita dari penjuru dunia yang tengah patah hati menuliskan surat berisi curahan hati mereka untuk kemudian ditempelkan di dinding dan para wanita yang bekerja sebagai sekretaris di "House of Juliet" akan menyortir surat-surat itu untuk kemudian menuliskan balasannya. Karena ingin tahu, Sophie mengikuti salah satu sekretaris tersebut dan kemudian membantu pekerjaan mereka. Tanpa sengaja Sophie menemukan secarik surat yang telah tersimpan selama lima puluh tahun di balik dinding ketika ia tanpa sengaja menarik salah satu bongkahan batu bata lepas dari dinding. Tergerak oleh isi surat yang ditulis oleh Claire (Vanessa Redgrave), Sophie lalu menulis balasan surat untuk Claire. Tak lama kemudian cucu dari Claire yang bernama Charlie Wyman (Chris Egan) mengunjungi "House of Juliet" untuk menegur Sophie karena telah membangkitkan harapan neneknya untuk menemukan kembali cinta lamanya. Sophie yang penasaran lalu mengikuti Charlie dan berhasil berkenalan dengan Claire. Sophie bahkan  menawarkan diri untuk menemani Claire mencari pria yang pernah dicintainya lima puluh tahun yang lalu dan berniat menuliskan perjalanan dan akhir kisah cinta Claire. Tawaran itu disambut gembira oleh Claire meski Charlie menanggapi rencana itu dengan sikap skeptis.

Nyatanya pencarian mereka sama sekali tidak mudah karena pria yang dicari Claire bernama Lorenzo Bartolini (Franco Nero) dan di Verona ada 74 pria yang memiliki nama itu. Selama hari-hari pencarian itu, Sophie dan Charlie menjadi dekat. Meski baru berkenalan sebentar mereka saling jatuh cinta. Saat akhirnya Claire dan Lorenzo berhasil bertemu kembali Sophie pun harus kembali kepada Victor. Mengikuti saran neneknya, Charlie berusaha memperjuangkan cinta mereka dan menyusul Sophie. Sayangnya melihat kebahagiaan Victor dan Sophie, Charlie tidak ingin menjadi penghalang dalam hubungan mereka. Charlie pun kembali tanpa menemui Sophie.

Saat tulisan Sophie tentang pencarian cinta Claire akan diterbitkan, ia merasa kecewa karena Victor sama sekali tidak ingin membacanya, bahkan sibuk dengan restauran yang dikelolanya. Mengingat bagaimana Charlie selama hari-hari pencarian bersama Claire begitu tertarik membaca tulisan Sophie dan sangat menghargainya, Sophie pun tersadar bahwa hatinya telah berubah. Sophie pun memilih mengakhiri hubungannya dengan Victor. Sophie lalu berencana untuk datang ke pesta pernikahan Claire dan Lorenzo serta berharap bisa melanjutkan kisah cintanya yang terputus bersama Charlie. Harapan Sophie kandas saat ia melihat Charlie datang bersama Patricia. Sebelumnya Charlie pernah bercerita bahwa mantan kekasihnya bernama Patricia. Sophie pun berasumsi bahwa Charlie kembali merajut jalinan cintanya dengan Patricia. Di tengah pesta Sophie berlari pergi. Tak lama Charlie menyusulnya. Setelah mereka bicara Charlie menjelaskan bahwa ia datang bersama sepupunya yang juga bernama Patricia, sama dengan nama mantan kekasihnya dan... happy ending.

Awalnya film ini terasa sangat membosankan, selain juga karena plotnya yang mudah ditebak. Sejak Charlie  mendatangi "House of Juliet" dan diikuti oleh Sophie yang lalu ikut serta dalam perjalanan Claire mencari kekasihnya lima puluh tahun yang lalu, penonton sudah mendapat petunjuk bahwa Sophie dan Charlie akan jatuh cinta. Begitu juga saat Victor malah sibuk dengan mie buatannya, troufle, wine dan bahkan tidak berminat membaca tulisan Sophie, penonton juga sudah yakin bahwa Victor akan didepak dari kehidupan Sophie dan film akan berakhir dengan Sophie bersatu dengan Charlie. Meski begitu film ini tidak seluruhnya buruk karena ada beberapa scene dan dialog yang lucu antara lain saat Claire mendesak Charlie untuk minta maaf pada Sophie dengan melihat ke matanya dan Charlie menjawab bahwa ia tahu apa yang harus ia lakukan karena ia tidak lagi berusia dua belas tahun. Begitu juga scene saat Claire bersikeras  ingin duduk di kursi belakang mobil untuk memberi kesempatan pada Charlie dan Sophie untuk lebih dekat sementara keduanya merasa canggung dan scene saat Charlie mencari Sophie yang menghilang di tengah pesta pernikahan neneknya dan ternyata Sophie ada di balkon, persis seperti Romeo dan Juliet dalam drama Shakespeare. Sementara scene yang menyentuh dalam film ini adalah scene di mana Claire dan Lorenzo akhirnya bertemu kembali. Scene lain yang juga menyentuh adalah saat Claire membacakan balasan surat yang ditulis Sophie yang telah menginspirasinya untuk menemukan kembali Lorenzo. Meski film ini tidak luar biasa, tidak ada ruginya untuk menyaksikannya. Terlebih lagi dengan disisipkannya lagu Love Story yang dinyanyikan oleh Taylor Swift pada bagian akhir film. Ini adalah detil yang manis.




* Picture taken from here.

7 komentar:

nadiafriza mengatakan...

review nya ada spoiler nya :p jadi saya langsung baca paragraf terakhir deh :p

menurut saya ide cerita nya bagus. sayang yg mainin Seyfried :p

rezKY p-RA-tama mengatakan...

taylor swift,,
jadi pengen nonton filmnya

echa mengatakan...

hehehe thx ya sel, buat review2nya, jdi pgn ntn... waktu itu ak ntn extraordinary measure gara2 bca reviewnya disini, ak suka dgn Brendan Fraser (walo ga ngefans2 jg sie, hehe) :D

mylitleusagi mengatakan...

aku blum nonton..
tapi nanti mau nyari ah...
buat temen pas libur lebaran..
lumyan bisa nonton dvdnya....

Selvia Lusman mengatakan...

@nadiafriza: Hehe... Untung masih ada yang dibaca. @rezky: Taylor Swift-nya sih ngga ikut nongol di film, cuma suaranya aja. @echa: Thx juga sudah mau baca review di blog ini :-) @mylitleusagi aka Putri: Met lebaran ya? Met nonton.

AB.SatriaTataka mengatakan...

well, mana chatbox na niy? jadi nggak bisa komen sewaktu2 euy ... :)

Selvia Lusman mengatakan...

@A.B.Satria Tataka: Chatbox terpaksa dihapus untuk menghindari spam. Kalau mau komen kan bisa di salah satu postingan :-)