Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Sabtu, 15 Mei 2010

Review Film When in Rome

Beth (Kristen Bell) tadinya merasa bahagia dengan hidupnya yang melajang dan memfokuskan perhatiannya pada karir, sampai ia bertemu lagi dengan mantan kekasihnya, Brady Sacks (Lee Pace) di sebuah acara kantor. Beth tadinya mengira Brady ingin kembali padanya, tapi setelah tahu bahwa Brady telah bertunangan dan teman-teman Beth salah mengira bahwa ia dan Brady bertunangan, semua orang mendadak menjadi kikuk, apalagi setelah DJ salah memainkan wedding song. Sesampainya di apartemen, Beth juga dikejutkan karena adiknya, Joan (Alexis Dziena) malah memberitahunya akan segera menikahi Umberto (Luca Calvani) yang baru dikenalnya selama dua minggu. Maka Beth pun terbang ke Roma untuk menghadiri pesta pernikahan Joan.

Di saat resepsi, Beth berkenalan dengan Nick (Josh Duhamel), best man Umberto. Nick yang membantu Beth menerjemahkan ucapannya ke dalam bahasa Italia saat diminta berpidato. Tadinya Beth sempat berharap Nick bisa membantunya melupakan Brady, tapi saat tanpa sengaja melihat Nick berciuman dengan wanita bergaun merah, Beth pun melampiaskan kekesalannya dengan menghabiskan sebotol sampanye dan masuk ke dalam air mancur cinta (fountain of love). Dalam keadaan setengah mabuk, Beth memungut lima keping logam dari dalam air mancur. Tanpa disadari Beth, pemilik kelima koin itu pun terkena sihir cinta dan mulai mengejarnya.
Beth tadinya tidak percaya dengan ucapan Joan bahwa semua pria tadi mengejarnya karena berada di bawah mantera. Tapi karena amat terganggu, Beth akhirnya percaya dan bermaksud mengembalikan kelima keping logam itu kepada pemiliknya, termasuk logam milik Nick yang sudah ia sukai sejak awal. 

Setelah mengembalikan semua logam kepada pemiliknya, Beth pun bisa bernapas lega., terlebih Nick tetap menginginkannya meski beth sudah mengembalikan koin milik Nick. Tapi saat hampir menikahi Nick, salah satu pria yang sempat mengejarnya memberitahu Beth bahwa ia salah mengembalikan koin milik Nick. Karena Beth mengira Nick masih di bawah pengaruh mantera, Beth pun melarikan diri dan urung menikahinya. Nick lalu mengejar Beth dan memberitahunya bahwa ia tidak pernah melemparkan logam apa pun ke dalam air mancur cinta.

Scene terlucu dalam film ini adalah saat Beth harus memecahkan guci sebagai salah satu tradisi pernikahan. Guci yang dipecahkan Beth tidak juga pecah, malah tanpa sengaja terlempar ke arah tumpukan gelas berisi sampanye, sehingga akhirnya Nick yang turun tangan membantu memecahkan dengan melemparnya ke pilar. Scene lain yang juga lucu adalah saat Nick tanpa sengaja menendang nampan dengan gelas-gelas sampanye yang dibawa pelayan saat berdansa dengan Beth. Sampanye itu tumpah di sambungan listrik dan menyebabkan korsleting. 
Meski film ini cukup lucu, saya tidak menyukai scene saat Beth mencurahkan amarahnya pada patung di air mancur cinta. Jika film ini bergenre fantasy atau adventure, mungkin tidak masalah. Tapi karena film ini bergenre komedi romantis, scene tersebut jadi terkesan berbau paganisme (penyembahan berhala). Meski begitu, Josh Duhamel memang cute dan meski saya lebih menyukai akting Amy Adams, tapi Kristen Bell juga cukup lucu saat memerankan tokoh Beth. Jadi...?

Gambar dipinjam dari sini.

3 komentar:

alice in wonderland mengatakan...

aku udah pengen nonton flim ini sejak lama lho...hanya belum sempet nyari pinjeman cd-nya...ntar nyaru ah...

Grace Receiver mengatakan...

@Alice: Hehe... Met berburu VCD-nya.

jc mengatakan...

aku mau pinjam ahhh.. ;)