Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Minggu, 02 Mei 2010

Review Film Leap Year

Anna Brady (Amy Adams) memiliki kehidupan yang hampir sempurna. Kekasihnya, Jeremy (Adam Scott) adalah seorang kardiologis. Mereka kini tengah mengincar apartemen mewah yang hanya diperuntukkan bagi segelintir orang. Saat teman Anna yang bernama Libby (Kaitlin Olson) tanpa sengaja melihat Jeremy memasuki toko perhiasan, ia langsung memberitahukannya pada Anna. Anna yang mengira akan dilamar lalu melatih ekspresi terkejut saat Jeremy nanti melamarnya. Sayangnya saat makan malam, Anna benar-benar terkejut sekaligus kecewa karena Jeremy memberinya sepasang anting-anting, bukan cincin pertunangan. Apalagi Jeremy harus segera pergi untuk menghadiri seminar kardiologi di Dublin.

Teringat saran ayahnya, Jack Brady (John Lithgow), Anna pun bertekad pergi ke Irlandia untuk menyusul Jeremy. Ada tradisi di Irlandia yang memperbolehkan wanita untuk berinisiatif melamar pria setiap tanggal 29 Pebruari. Maka Anna pun mengambil penerbangan menuju Dublin. Baru separuh perjalanan, cuaca tiba-tiba memburuk hingga pesawat terpaksa transit di Wales. Anna pun terpaksa mencari transportasi lain. Tapi ia tidak beruntung sebab kapal ferry pun dibatalkan pelayarannya karena badai. Anna memaksakan diri menyewa kapal nelayan. Dalam keadaan basah kuyup karena hujan dan badai, Anna tiba di tepi pantai. Anna lalu menemukan sebuah bar yang merangkap penginapan. Ia terpaksa menginap di situ karena tidak bisa mendapatkan taksi. Saat mencoba mengisi baterai ponselnya, listrik tiba-tiba korsleting sehingga seluruh desa pun gelap gulita.

Declan (Matthew Goode), pemilik penginapan terpaksa menerima tawaran Anna untuk mengantarkannya ke Dublin karena terlilit hutang. Tapi sepanjang perjalanan Anna bertengkar dengan Declan yang memasang musik terlalu kencang. Saat mencoba menghalau sapi yang menghalangi jalan, mobil mereka tanpa sengaja jatuh ke dalam kali. Terpaksa Anna melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Travel bag milik Anna bahkan sempat dicuri berandalan yang berpura-pura memberikan tumpangan kepada Anna.
 
Selama beberapa hari berikutnya, Anna pun terus mengalami kesialan, dari ketinggalan kereta hingga terpaksa berpura-pura menjadi isteri Declan supaya bisa mendapatkan tempat menginap karena pemilik penginapan hanya menyewakan kamar pada pasangan suami-isteri. Saat akhirnya Anna sampai ke Dublin dan bertemu Jeremy, Anna merasa ada yang salah. Meski Jeremy akhirnya melamarnya dan ia menerima pinangan itu, belakangan Anna malah kembali ke Irlandia untuk mencari Declan. Ini adalah sebuah film komedi, jadi Anda pasti tahu bagaimana endingnya.

Film ini memiliki banyak scene yang lucu. Jadi saya tidak bisa memutuskan scene mana yang paling lucu. Tapi satu hal yang bisa saya rekomendasikan dari film ini, baik plot maupun dialognya sama-sama lucu. Sedangkan scene yang menyentuh dari film ini adalah scene saat Anna bercerita pada Declan alasan mengapa ia harus selalu punya rencana. Akibat ayahnya yang selalu mengikuti kata hati dan tidak punya perencanaan, rumah mereka pun disita pada hari Natal dan Anna terpaksa bekerja paruh waktu di dua tempat sepulang sekolah. Declan pun minta maaf pada Anna.
 
Satu hal yang membuat film ini tidak terkesan klise adalah endingnya. Umumnya film komedi romantis hampir selalu berakhir dengan wedding scene, lengkap dengan lemparan bunga ke belakang oleh mempelai perempuannya. Leap Year tahu cara mengakalinya. Di akhir film, Declan dan Anna mengendarai Renault 4 milik Declan yang sudah diperbaiki dan di bagian belakang mobil mereka digantung kaleng dengan tulisan "just married". Catchy. Siapa bilang happy ending harus selalu klise?

* Gambar dipinjam dari sini.

4 komentar:

Sri Riyati Sugiarto & Kristina Melani Budiman mengatakan...

aku baru beli dvdnya nih...tapi belum ditonton. habis baca review dari kamu jadi pengen cepet2 nonton hehe
thanks yaa reviewnya menarik

Grace Receiver mengatakan...

@Ria-Kristina: Hehe... Met nonton dan met haha hihi...

Anonim mengatakan...

AKU BARU NONTON DI HBO.ROMANTIS,LUCU,INSPIRASIONAL.TRIM'S.
Dari Modoinding

Grace Receiver mengatakan...

@Modoinding: You're welcome. Thanks atas komentarnya.