Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Sabtu, 22 Mei 2010

Berteman dengan Insomnia


Ketika saya mengetikkan kata INSOMNIA di kotak pencarian Google, maka yang muncul adalah deretan link yang memberi tips bagaimana mengatasi insomnia, dampak buruknya, dan lain sebagainya. Bahkan ketika saya iseng mengetikkan manfaat insomnia, tetap saja yang muncul justru links yang memberitahu bagaimana mengatasi insomnia. Satu-satunya yang saya temukan tentang manfaat insomnia cuma ada di Yahoo Answer. Ada seorang mahasiswi yang memakai "malam-malam insomnia"-nya dengan membaca buku dan belajar. 

Saya  sendiri sejak masih duduk di bangku SMP (Sekolah Menengah Pertama) juga sering sulit tidur. Biasanya ini disebabkan karena saya masih penasaran dengan lanjutan cerita dalam novel yang belum selesai saya baca. Akhirnya saya membaca hingga pagi dan cuma sempat tidur beberapa jam. Sadar sudah kecanduan novel, kira-kira tujuh tahun kemudian, saya memutuskan untuk berhenti membaca novel. Sekarang memang masih membaca juga, tapi kadang-kadang saja kalau ada teman yang meminjami atau menghadiahi saya novel. Pernah juga membeli beberapa novel tapi berusaha keras supaya tidak kecanduan membaca novel lagi. Tapi sampai sekarang pun insomnia saya masih berlanjut. Ketika ditilik penyebabnya, ini gara-gara  salah satu konsep dalam acara motivasi yang pernah saya tonton di televisi dan kutipan semacam yang saya tonton itu, yang intinya "JANGAN BERHENTI SEBELUM MENYELESAIKAN SUATU PEKERJAAN!" atau "PASTIKANLAH SETIAP HARI ANDA TELAH MENGERJAKAN SESUATU YANG BERHARGA!". Akibatnya saya jadi susah tidur kalau merasa belum mengerjakan sesuatu yang berarti.

Memang saya sudah berhenti menonton acara motivasi yang meracuni otak saya itu sehingga jadi insomnia (lagi) dan menghindari kutipan-kutipan semacam itu, tapi tetap saja insomnia masih jadi teman setia yang tidak mau pergi meski sudah diusir. Demi tidak menjadi sama klisenya dengan orang-orang yang membuat tulisan tentang bagaimana mengatasi insomnia, saya putuskan saja untuk berbagi tentang manfaat dari "persahabatan" saya dengan insomnia.

1. Insomnia membuat SAYA BERKENALAN DENGAN PAPAN VISI. 
Beberapa bulan yang lalu saat insomnia saya makin parah setelah saya terserang batuk dan pilek yang parah dan membuat saya tidak bisa tidur sama sekali, saya iseng menyalakan TV dan menonton salah satu episode Oprah show yang kebetulan mengundang tiga orang penulis wanita yang memperkenalkan buku mereka dan manfaat dari papan visi. Ketiga penulis itu secara bergantian bicara bahwa dengan menaruh gambar yang mewakili keinginan mereka dan menempelkannya di sebuah papan dari styrofoam, terus berpikir positif, melakukan afirmasi, dan lain-lain maka perlahan tapi pasti daftar keinginan itu akan terkabul. Tidak melulu keinginan, kita juga bisa meletakkan gambar lain yang bisa menimbulkan perasaan senang, misalnya gambar tokoh idola atau anak anjing yang lucu.

Meski saya tidak sepenuhnya setuju dengan ketiga penulis tersebut, tapi setidaknya saya bisa menyimpulkan, dengan menempelkan gambar-gambar tadi, kita akan lebih termotivasi untuk mengejar apa yang kita inginkan hingga cepat atau lambat keinginan itu akan terwujud juga. Maka pada hari itu juga, masih dengan sakit kepala akibat tidak tidur, saya menyempatkan dan memaksakan diri pergi ke toko buku untuk membeli styrofoam (yang biasa dipakai untuk majalah dinding) dan beberapa kertas karton warna-warni.

Setelah saya pertimbangkan, saya memilih membuat papan visi dengan menggunakan karton berwarna yang saya potong seukuran kertas A4. Jadi tidak terlalu makan tempat jika harus ditempel di dinding. Perlu berhari-hari untuk membuat papan visi pertama saya penuh dengan gambar. 
 
Mau tahu gambar apa saja yang saya tempel? 
  • Saya menempel gambar Kimi Raikkonen saat memegang trophy di GP Brazil 2007.Gambar ini mewakili harapan saya agar Kimi segera kembali membalap di Formula One dan meraih gelar juara dunianya yang kedua. 
  • Sedang gambar Jacques Villeneuve yang tengah merengut mewakili harapan saya yang tidak terkabul untuk melihat Jacques membalap lagi di Formula One tahun 2010 setelah gagal mendapatkan kursi balap. 
  • Lalu ada pula gambar Ethan Hawke dan Julie Delpy dalam salah satu scene Before Sunset dan gambar kedua orang itu bersama Richard Linklater yang adalah penulis berikut sutradara film Before Sunrise dan Before Sunset. Ini mewakili harapan saya agar suatu hari nanti saya bisa menulis sebrilian Richard Linklater. 
  • Saya juga menempelkan gambar Julie Powell yang "menyelamatkan" saya lewat Julie and Julia sehingga saya tetap menulis dan meng-up date blog saya setelah Kimi hijrah ke WRC. Saya telanjur menjadikan Kimi sebagai "muse" saya. Jadi berhubung TV lokal di Indonesia tidak menayangkan WRC (meski saya pernah mengisi form saran di salah satu web TV di Indonesia untuk menayangkan WRC, lengkap dengan jadwal WRC tahun 2010 yang saya copas dari web resmi WRC), saya cuma bisa "melihat" Kimi hanya dari situs resmi WRC dengan porsi yang sedikit. Akibatnya saya jadi kurang terinspirasi (termotivasi) untuk terus menulis. Tapi setelah "Julie and Julia", saya jadi mendapat suntikan semangat untuk tetap menulis.
  • Gambar lainnya yang saya tempel adalah logo Linkin Park karena band ini telah "mengajari" saya untuk menyalurkan amarah secara produktif, bukan destruktif. Linkin Park terkenal karena lirik-lirik lagunya yang bicara tentang kemarahan, tapi band ini berhasil mencatatkan prestasi yang tidak sedikit. 
Saya juga menempel banyak gambar lain di papan visi saya tapi saya tidak akan menyebutkannya semua. Saya khawatir akan membuat Anda yang membaca tulisan ini mati bosan. Jadi saya akan langsung melompat ke jumlah gambar (keinginan) yang sudah terkabul dalam papan visi saya, dan ternyata ada empat.

 2. Insomnia membuat SAYA MENULIS.
Biasanya saya justru mendapat ide untuk menulis di saat saya sedang sulit tidur. Umumnya tulisan saya di label Silly Me juga lahir dari "malam-malam insomnia" saya.

3. Insomnia membuat SAYA MEMBACA KARYA KAHLIL GIBRAN.
Saya juga pernah membaca beberapa buku terjemahan karangan Kahlil Gibran dalam satu malam. Ini mungkin bukan hal yang istimewa bagi seorang kutu buku. Tapi saya biasanya menghindari buku-buku sastera yang bagi saya kadang terlalu puitis dan romantis. Berkat insomnia, selera membaca saya jadi ikut berubah. Saya percaya ini perubahan yang baik karena kesusasteraan adalah  bagian penting dari peradaban manusia, terutama sekali karya sastera klasik yang bisa membawa kita kembali ke abad-abad silam yang tidak pernah kita tapaki, karena waktu belum melahirkan kita pada saat itu.

Pernah mengalami insomnia juga? Adakah manfaatnya bagi Anda?

* Gambar dipinjam dari sini.

2 komentar:

SOCIO - MOTIVATION mengatakan...

Hai Friend, apa khabar?
Blog kamu keren loh!
Kalau sempat silahkan mampir di blog saya, yaa…
http://sosiomotivation.blogspot.com
Kita bisa berbagi tentang motivasi.
Kali ini saya posting “Mampu Beralamat Sendiri”.
Selamat menikmati, semoga bermanfaat.
Thanks.

alice in wonderland mengatakan...

malam insomnia pada saya hanya terjadi jika sedang nglembur belajar buat ujian besok^^
tapi kadang kalo malam hari degan suasana yang sepi emang kadang lebih konsen