Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Sabtu, 03 April 2010

Review Film All About Steve

Mary Horowitz (Sandra Bullock) sehari-hari bekerja sebagai pembuat teka-teki silang. Saat kedua orangtuanya mengenalkan Mary pada Steve (Bradley Cooper), cameraman CCN, Mary merasa bahwa Steve adalah jodohnya. Sementara itu, Steve justru mengira Mary agak sinting karena ia tidak bisa berhenti berbicara. Saat Steve mendapat panggilan untuk meliput, ia merasa lega karena dapat terbebas dari Mary.

Mary yang sedang jatuh cinta mencurahkan perasaannya melalui teka-teki silang yang dibuatnya sehingga atasan Mary terpaksa memecatnya karena pertanyaan yang dibuat Mary semuanya berhubungan dengan Steve, seperti warna mata Steve dan lain sebagainya.

Diberhentikan dari pekerjaannya, Mary mengira hal ini adalah pertanda dari Tuhan  bahwa ia harus menyusul Steve. Mary lalu mencari Steve yang tengah meliput aksi demonstrasi. Di tengah perjalanan, Mary diturunkan dari bis karena ia tidak bisa berhenti bicara sehingga mengganggu penumpang yang lain. Mary lalu menumpang truk dan berhasil menemukan Steve. Mary lalu bergabung dengan para pendemo saat Steve melakukan tugasnya. Hartman Hughes (Thomas Haden Church), rekan kerja Steve terus memberi petunjuk ke mana mereka pergi meliput sehingga Mary bisa terus membuntuti Steve padahal Steve benar-benar ketakutan karena mengira Mary psikopat dan membuang makanan yang diberikan Mary karena takut diracuni.

Saat Steve tengah meliput anak-anak tuli yang terjatuh ke dalam tambang, Mary tanpa sengaja juga jatuh ke dalam tambang saat berlari ke arah Steve. Hartman yang merasa bersalah lalu terjun ke dalam tambang untuk menolong Mary tapi justru Mary yang mendapat ide menumpuk batu dan melilitkan tubuh mereka ke tali. Seperti jungkat-jangkit, mereka pun terbang ke permukaan dan selamat. Selama di dalam tambang, Mary menemukan satu anak tuli yang tertinggal saat teman-temannya telah berhasil diselamatkan. Mary pun menyadari bahwa ia tidak bisa memaksa Steve untuk menyukainya.

Film ini sangat lucu. Ini adalah salah satu jenis film komedi yang cerdas. Kriteria cerdas yang saya maksud adalah karena dialognya yang meski sarkastis tapi lucu. Scene terlucu dalam film ini adalah saat Mary berhasil menemukan Steve setelah perjalanan panjangnya dengan bis dan truk. Scene ini diiringi lagu I Will Follom Him, sehingga scene ini terasa sangat sarkastis, sekaligus sangat lucu. Dari awal hingga akhir film, penonton akan dibawa terpingkal-pingkal oleh ulah Mary. Pesan moral dalam film ini disimpulkan oleh Mary di akhir film. Ia berkata bahwa ia tidak seharusnya menjadikan Steve sebagai tiketnya untuk dianggap normal, yang seharusnya ia lakukan adalah menemukan seseorang yang senormal dirinya. 

2 komentar:

jc mengatakan...

Tapi kenapa Sandra Bullock malah dapet Razzie dari film ini ya?

Selvia Lusman mengatakan...

Razzie apa sih? Kritik? Yang jelas film ini lucu.