Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Senin, 08 Maret 2010

Review Film Percy Jackson and the Olympians: The Lightning Thief

Film yang diangkat dari salah satu seri novel karangan Rick Riordan ini dibuka dengan scene Poseidon (dewa laut) yang diperankan oleh Kevin McKidd bertemu Zeus (Sean Bean). Zeus menuduh anak Poseidon telah mencuri salah satu petir terkuat yang pernah dibuatnya. Jika petir tsb tidak dikembalikan dalam waktu 14 hari maka akan terjadi perang. Scene lalu berganti ke Percy Jackson (Logan Lerman) yang disleksia. Saat mengunjungi museum, Percy diserang oleh guru pengganti yang berubah wujud menjadi makhluk bersayap. Percy dituduh mencuri petir. Beruntung Percy ditolong oleh Grover (Brandon T. Jackson) dan Mr Brunner yang identitas aslinya adalah Chiron yang berwujud kuda tapi berkepala manusia. Mr Brunner lalu memberinya pena yang bisa berubah menjadi pedang. Masih bingung dan tak percaya, Percy diantar Grover pulang untuk menjemput ibunya. Bertiga mereka menuju ke camp. Dalam perjalanan ibu Percy diculik oleh Hades (Steve Coogan). Hades adalah saudara kandung Poseidon. Di sini Percy baru mengetahui asal-usulnya. Ayah kandung Percy adalah Poseidon.

Di camp, Percy sangat terkesan pada Annabeth, anak dari Athena (dewi kebijaksanaan). Bersama Grover dan Annabeth, Percy keluar dari camp untuk mencari keberadaan petir. Luke (Jake Abel) memberinya sepatu bersayap dan tameng. Selama dalam proses pencarian petir yang tercuri itu, mereka harus berhadapan dengan Medusa (Uma Thurman), wanita berambut ular. Jika seseorang menatap ke mata Medusa maka ia akan menjadi patung. Dengan kecerdikan Percy, Medusa berhasil mereka kalahkan. Meski kepala Medusa telah terpenggal tapi matanya masih bisa mencelakakan siapa pun yang menatapnya, terpaksa Grover memasang kaca mata hitam ke wajah Medusa dan membawa kepalanya ke mana-mana. Dengan peta ajaib pemberian Luke, mereka bertiga berpetualang ke berbagai tempat sambil mengumpulkan batu biru. Setelah itu mereka mendatangi Hades untuk membebaskan ibu Percy di dunia bawah (under world).

Di akhir film baru diketahui Luke yang mencuri petir dan menyembunyikannya di dalam tameng yang diberikannya pada Percy. Luke melakukan ini karena ia ingin dewa-dewa senior berperang sehingga kekuasaan bisa beralih padanya saat semua dewa terbunuh.

Film ini ternyata tidak seseru trailernya, meski begitu special effectnya memang istimewa. Scene saat Percy dan teman-temannya harus menghadapi Medusa dan naga berkepala banyak cukup seru. Scene kesukaan saya adalah saat Grover menggunakan kepala Medusa untuk membekukan naga berkepala banyak. Secara keseluruhan film ini tidak mengecewakan.

2 komentar:

jc mengatakan...

Sepertinya ceritanya cukup keren.. should grab the dvd nih di rental langganan hehehehe..

Grace Receiver mengatakan...

@jc: Hehe... ya lebih murah sewa di rental daripada nonton di bioskop.