Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Jumat, 26 Maret 2010

500 Kata

Pernah mengalami writer's block? 


Beberapa waktu belakangan ini saya rasanya sedang bosan dengan yang namanya menulis. Saya memang senang menonton film dan menulis review film, tapi sesekali saya juga ingin menulis hal-hal lain, tidak melulu tentang film. 


Saya memang masih menyelinginya dengan menulis satu hingga dua paragraf tentang kiprah Kimi Raikkonen di WRC, tapi rasanya ini masih belum cukup. Saya juga ingin menulis fiksi meski sepertinya perlu banyak waktu (untuk riset) cuma untuk satu cerita bersambung yang tidak terlalu panjang.


Masalahnya, saya merasa tidak punya cukup waktu untuk mengerjakan satu tulisan yang lebih dari satu halaman. Sambil mencari ide tulisan yang bisa ditulis dalam waktu singkat, saya mencari artikel tentang bagaimana mengatasi writer's block dan saya menemukan beberapa artikel yang cocok dengan keperluan saya. Di salah satu artikel yang saya temukan, disebutkan bahwa salah satu cara mengatasi writer's block adalah dengan menulis sesuai jadwal. Cukup 500 kata per hari.


Memang tips yang diberikan lebih dari satu, tapi untuk sementara ini yang saya praktekkan satu dulu. Pepatah Jawa bilang: alon-alon asal kelakon (biar lambat tapi terlaksana). Jadi inilah tulisan singkat yang saya ciptakan setelah selesai membaca beberapa artikel di bawah ini: 

Top 10 Tips for Overcoming Writer's Block 
How to write a novel in 100 days or less  


 
Gambar dipinjam dari sini 

Hehe... rasanya tulisan ini belum mencapai 500 kata, tapi setidaknya saya menulis sesuatu yang tidak melulu berhubungan dengan film. Jadi jika di antara teman-teman ada yang mengalami writer's block juga, tidak punya ide untuk postingan berikutnya, cukup tulis saja 500 kata per hari. Tulis saja yang melintas di benak Anda (mengutip dari artikel yang saya baca), "Turn the critical brain off. There is a time and place for criticism: it's called editing." Selamat menulis.

4 komentar:

Fanda mengatakan...

Kalo aku bukan block, Sel! Hanya ga ada waktunya aja. Banyak yg pengen ditulis, tapi ga sempat...

~ jessie ~ mengatakan...

Fanda yang time management-nya udah oke aja masih bilang ga sempat.. huhuhu.. apalagi aku yang berantakan.. tapi tips yang bagus!! Bakal kucoba tuh soalnya lagi dideadline nulis naskah juga nih.. T_T

AB.SatriaTataka mengatakan...

halo all, saya setuju dengan 500 kata per hari. Saya lakukan itu ketika menyusun Thesis saya di UI setahun yg lalu.Apalgi harus "berdasar hukum" krn akan dipertanggungjawabkan di hadapan dewan penguji kan yang mana isinya adalah Profesor2 dan Ph.D2 (Ph.D itu bukan "Ponakan Haji Dahlan" lho ya,hehe). tips itu manjur, sebab klo ngga gitu ngga akan ada progress ntar dan ngga kelar2 dong. sekarang gw siy udah Master of Kung Fu, hahahaha

Grace Receiver mengatakan...

@Fanda: Hehe... Kalo gitu tinggal nunggu waktu luang aja buat nulis. @jessie: Selamat mengerjakan deadline @A.B.Satria Tataka: Kalo bisa sih jangan cuma thesis aja, tapi postingan buat blog juga. Hehe...