Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Senin, 01 Februari 2010

Review Film New York, I Love You


Film ini tidak saja bertabur bintang, tapi juga bertabur penulis dan sutradara. Pasalnya film ini terdiri dari 13 cerita yang berbeda dan agak berhubungan satu dengan lainnya. Konon film ini dibuat berdasarkan sebuah janji kepada Tristan Carne. Crane juga yang memberi ide bagi pembuatan film Paris, I Love You.

Cerita pertama ditulis oleh Hu Hong dan Meng Yao yang diadaptasi dari ide Israel Horovitz dan disutradarai oleh Jiang Wen. Berkisah tentang Benjamin (Hayden Christensen) yang membuntuti Molly ke sebuah kedai minum (Rachel Bilson) untuk mengembalikan ponsel gadis itu. Lalu ada tokoh Garry (Andy Garcia) yang menginterupsi pembicaraan mereka.

Cerita kedua ditulis oleh Suketu Mehta dan disutradarai oleh Mira Nair. Berkisah tentang Rifka Malone (Natalie Portman) yang akan melangsungkan pernikahan tengah bercakap-cakap dengan penjual perhiasan, Mansuhkhbai (Irfan Khan), mulanya dari harga perhiasan yang ingin dibeli Rifka hingga ke isteri Mansuhkhbai yang memilih menjadi biarawati. Rifka sendiri sepertinya adalah penderita kanker karena ia kemudian menunjukkan kepalanya yang plontos dibalik wig yang dipakainya.

Cerita ketiga disutradarai oleh Shunji Iwai. Berkisah tentang David Cooler (Orlando Bloom) yang bekerja sebagai penata musik untuk film animasi dan Camille (Christina Ricci), gadis yang ingin ditemui David.

Cerita keempat dan kelima ditulis oleh Olivier Lecot dan disutradarai oleh Yvan Attal. Berkisah tentang seorang penulis pria (Ethan Hawke) yang setelah memberikan api untuk wanita yang kebetulan berpapasan dengannya (diperankan oleh Maggie Q) saat merokok, lalu menggoda wanita tsb. Tak seperti dugaannya, ternyata wanita itu adalah wanita panggilan. Lalu ada lagi Alex (Chris Cooper) dan Anna (Robin Wright Penn). Alex dan Anna juga merokok di sudut jalan di New York. Anna mengaku pada Alex bahwa setelah merokok ia akan masuk lagi ke dalam restauran di mana duduk suaminya yang bahkan tak pernah  lagi menatap ke arahnya.

Cerita keenam ditulis oleh Jeff Nathanson dan disutradarai oleh Brett Ratner. Berkisah tentang pemuda berusia 17 tahun (Anton Yelchin) yang baru saja diputuskan oleh kekasihnya (Blake Lively) padahal ia akan menghadiri prom night. Tuan Riccoli (James Caan), pemilik toko yang ia kunjungi lalu memperlihatkan padanya foto anak gadisnya. Pemuda ini lalu setuju mengajak gadis ini (Olivia Thirlby) ke prom night dan benar-benar  terkejut saat mengetahui teman kencannya ternyata hanya berpura-pura lumpuh.

Cerita ketujuh ditulis oleh Xan cassavetes dan Stephen Winter, disutradarai oleh Allen Hughes. Berkisah tentang Gus (Bradley Cooper) dan Lydia (Drea de Matteo) yang bertemu saat berbagi taksi dan lalu terlibat percintaan meski baru berkenalan sebentar.

Cerita kedelapan ditulis oleh Anthony Minghella dan disutradarai oleh Shekhar Kapur. Berkisah tentang Isabelle (Julie Christie) yang membayangkan pelayan hotel yang sakit parah dan terjun dari balkon kamar yang ia tempati.

Cerita kesembilan ditulis dan disutradarai oleh Natalie Portman. Berkisah tentang seorang gadis kecil Teya (Taylor Geare) yang berjalan-jalan dengan Dante (Carlos Acosta). Dante ini sempat dikira pengasuh anak padahal ia adalah ayah Teya. Dante sebenarnya seorang penari.

Cerita kesepuluh ditulis dan disutradarai oleh Fatih Akin. Berkisah tentang seorang pelukis tua (Ugur Yucel) yang ingin melukis wajah seorang gadis chinese (Shu Qi) yang bekerja sebagai herbalist.

Cerita kesebelas ditulis dan disutradarai oleh Joshua Marston. Berkisah tentang Abe (Eli Wallach) dan Mitzie (Cloris Leachman), pasangan manula yang berdebat sambil berjalan-jalan. Sepanjang jalan mereka meributkan anak mereka yang lupa mengirimkan kartu perayaan hari jadi mereka yang ke-63.

Cerita keduabelas dan ketigabelas ditulis oleh Hall Powell, Israel Horovitz dan James Strouse dan disutradarai oleh Randy Balsmeyer. Berkisah tentang Zoe (Emilie Ohana) yang mengabadikan orang-orang yang ditemuinya dengan handycam. Zoe ini merekam wajah si herbalist, si pengarang, wanita panggilan dan karakter-karakter lain dalam cerita sebelumnya. Lalu ada pula Sarah (Eva Amuri) dan Justin (Justin Bartha), pasangan yang bertengkar tentang pergi ke luar kota. Justin lalu mengajak Sarah ke biro perjalanan dan membeli tiket penerbangan ke Roma.

Potongan cerita di atas memang seperti puzzle dan jika tidak menonton dengan cermat, maka penonton bisa dibingungkan dengan plotnya, tapi secara keseluruhan film ini sebenarnya ringan dan mudah dicerna. Saya paling suka dengan cerita Abe dan Mitzie karena dialognya yang lucu. Saat Mitzie memprotes Abe yang berjalan lambat sekali dan sering tertinggal, Abe mendebat isterinya dengan berujar bahwa lebih baik Mitzie menceraikannya dan mencari suami yang lebih muda, kalau perlu Tom Cruise yang ia jadikan suami.

Tidak ada komentar: