Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Senin, 22 Februari 2010

Review Buku A Great and Terrible Beauty

Review ini saya dedikasikan untuk Herny S. Yahya yang sudah menghadiahi saya novel ini.

Buku ini diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Edelweiss dengan judul yang sama. Bercerita tentang Gemma Doyle, gadis Inggris yang tinggal di Bombay, India  pada tahun 1895. Pada ulang tahunnya yang ke-16 Gemma tengah berjalan-jalan di pasar dengan ibunya, Virginia Doyle dan pelayannya, Sarita ketika tiba-tiba ibunya dikejutkan oleh dua orang pria. Tanpa alasan yang jelas, ia menyuruh Gemma pulang lebih dulu dan tidak jadi mengajaknya ke rumah Bu Talbot, sahabat ibunya. Sebelum menyuruhnya pulang, ibunya memberinya kalung mata bulan sabit. Gemma yang sedang kesal karena ibunya tidak mengijinkannya pergi ke Inggris, menjawab dengan kasar lalu berlari pergi. Dalam perjalanan pulang, Gemma tersesat lalu ia bertemu dengan salah satu dari pria itu dan entah bagaimana ia melihat visi ibunya akan bunuh diri dan pria yang bersama ibunya juga akan mati. Setelah Gemma kembali ke jalan menuju rumahnya, di tengah jalan ia melihat ibunya telah terkapar dalam keadaan tak bernyawa.

Setelah kematian ibunya, Gemma tinggal sebentar di rumah neneknya, sebelum akhirnya diantar oleh kakaknya, Tom untuk tinggal di sekolah berasrama Spence di Inggris. Sementara ayahnya sudah berubah menjadi pecandu opium dan minuman keras sejak kematian ibu Gemma. Dalam perjalanan ke Spence, Gemma kembali mengalami visi tentang gadis kecil yang memberitahunya bahwa Mary dan Circe tengah mencarinya padahal Gemma sama sekali tidak pernah mengenal Mary atau Circe.

Di Spence, Gemma mendapat teman sekamar bernama Ann Bradshaw yang berusia 15 tahun. Ann adalah gadis yatim piatu yang bersekolah di Spence karena mendapat beasiswa. Sebagai gadis miskin, Ann sering diremehkan oleh siswi-siswi lain yang berasal dari kalangan atas. Mereka adalah kelompok elit yang dipimpin oleh Felicity Worthington, sementara ketiga orang lainnya adalah Pippa Cross, Cecily Temple, dan Elizabeth. Lalu ada juga Martha Hawthorne yang sengaja menjegal kaki Ann agar dapat diterima dalam kelompok Felicity.

Iba dengan nasib yang dialami Ann saat Felicity menuduhnya mencuri cincin, Gemma membela Ann. Ia kini mendapat perhatian dari Felicity yang lalu menantangnya untuk mencuri anggur komuni. Gemma yang tidak pernah menolak tantangan menyanggupi. Felicity ternyata menjebaknya dan mengunci pintu depan. Di dalam ia bertemu Kartik, pria yang ditemuinya di India pada hari ibunya terbunuh. Ternyata pria yang juga meninggal di hari dan tempat yang sama dengan ibunya adalah Amar, kakak Kartik. Kartik yang mengaku Rakhsana memperingatkan Gemma untuk mengendalikan visinya dan tidak memikirkannya lagi karena menurut Kartik sangat berbahaya, tapi menolak menjelaskan lebih lanjut pada Gemma.

Felicity lalu menawari Gemma masuk dalam kelompok setelah Gemma memergokinya bersama Ithal, lelaki gypsy. Gemma menolak jika Ann tidak diikutsertakan. Felicity gusar saat Elizabeth dan Cecily menolak Ann. Felicity lalu membuat kelompok sendiri yang terdiri dari Pippa, Gemma, dan Ann. Mereka menamakan kelompok mereka Order.

Meski Kartik sering memperingatkan Gemma tapi Gemma justru semakin tertarik untuk memahami visinya. Dituntun oleh visinya, ia lalu menemukan buku harian Mary Dowd, seseorang yang juga memiliki kekuatan seperti dirinya. Mary memiliki sahabat bernama Sarah Rees-Toome. Gemma lalu mengetahui dari kepala sekolah mereka bahwa Mary dan Sarah pernah bersekolah di Spence. Mereka adalah angkatan 1871 dan keduanya sudah meninggal saat kebakaran di sayap timur dua puluh tahun yang lalu. 

Dari rapat-rapat Order yang diadakan di tengah malam di sebuah goa, Gemma dan teman-teman barunya mengetahui dari buku harian Mary bahwa Euginia Spence, kepala sekolah Spence pada masa Mary dan Sarah bersekolah juga memiliki kekuatan magis. Gemma pun semakin dalam memasuki visinya sehingga ia bisa memasuki alam lain. Di dunia arwah, Gemma bisa bertemu lagi dengan ibunya. Ia bahkan bisa membawa ketiga temannya masuk ke alam lain. Di sini mereka sangat bahagia karena segala keinginan mereka dapat terkabul. Di alam lain ini, Ann bisa menjadi gadis yang cantik, Felicity bisa menjadi gadis kuat yang pandai memanah, Pippa yang epilepsi bisa mendapatkan pangeran tampan impiannya. Pada masa itu jika seorang gadis menderita epilepsi maka tidak akan ada pria yang mau menikahinya. Itu sebabnya ibu Pippa mengenalkannya pada banyak pria, bahkan yang lebih tua dari ayahnya dengan harapan Pippa dapat segera menikah sebelum penyakitnya diketahui.

Tidak lama, mereka makin ketagihan untuk terus berada di alam khayalan, sementara Circe juga mencari Gemma. Saat membaca halaman-halaman akhir buku harian Mary, Gemma baru menyadari bahwa Mary adalah nama asli ibunya, sedang Circe adalah Sarah. Hati Gemma hancur saat ia menyadari bahwa ibunya tanpa sengaja telah membunuh Carolina, anak dari perempuan gypsy bernama Bunda Elena. Tadinya Sarah bermaksud mengorbankan Carolina agar bisa mendapat kekuatan magis seperti Sarah padahal Euginia telah memperingatkan mereka untuk tidak memasuki winterlands karena di sini tinggal makhluk-makhluk jahat yang bisa membujuk dan mempengaruhi pikiran mereka hingga mereka juga bisa berubah jahat pula.

Setelah Gemma berhasil membawa magis ke luar dari dunia arwah, Ann menjadi cantik dan bersuara emas, Gemma jadi fasih berbahasa Perancis, begitu pula Felicity dan Pippa berhasil mendapatkan yang mereka inginkan. Tapi saat Gemma menyadari bahayanya, ia menolak membawa teman-temannya kembali ke alam arwah. Felicity lalu menuduh Gemma bahwa ia tidak ingin teman-temannya memiliki kekuatan yang sama dengannya. Dengan mengorbankan nyawa seekor kijang yang mereka bunuh, Felicity mencoba memasuki alam arwah. Saat mereka kembali ke alam arwah, keadaan ternyata telah berubah. Tidak ada lagi keindahan di sana. Yang ada hanya kekuatan jahat yang ingin melukai mereka. Gemma terpaksa membawa kembali Felicity dan Ann kembali ke dunia nyata, sedang Pippa tertinggal. Dengan kekuatan magisnya, Gemma kembali ke alam arwah untuk menyelamatkan Pippa tapi Pippa yang tidak rela dinikahkan dengan Reginald, pria berusia 50 tahun yang sudah membayari hutang judi ayahnya menolak untuk kembali. Ia menelan buah berry di alam arwah sehingga di kehidupan nyata Pippa meninggal.

Meski novel ini ber-setting tahun 1800-an tapi saya menyukai penggambarannya yang tidak berbunga-bunga. Plotnya juga menarik untuk diikuti. Berikut adalah bagian-bagian yang saya sukai dari buku ini:
Ibu mengatakan padaku bahwa kebanyakan orang Inggris hanya berdoa jika benar-benar memerlukan sesuatu dari Tuhan. Yang sangat kuinginkan dari Tuhan adalah mengembalikan ibuku. Itu tidak mungkin. Jika mungkin, aku akan berdoa pada Tuhan siapa pun, malam dan siang untuk membuatnya kembali. (halaman 68)
Kau tidak akan mengenal seseorang secara menyeluruh. Karena itu, hal itu menjadi hal yang paling menakutkan di dunia ini - memercayai seseorang dan berharap ia akan memercayaimu juga. Itu keseimbangan yang berbahaya, namun anehnya, kami melakukannya juga. (halaman 522)

1 komentar:

air mengatakan...

Kayaknya emang bagus, ya...? Full of great imaginations....