Translate

Total Tayangan Laman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Senin, 25 Januari 2010

I Need Some Space

Ada kalanya, seseorang perlu menyendiri. Tidak melulu untuk merenung, tapi untuk menikmati kesendirian. Tapi terkadang orang-orang terdekat kita justru sulit untuk memahami tentang hal ini. Mereka mungkin salah mengira bahwa kita tengah menghindari mereka dan mereka pun mulai bertanya-tanya apa mereka tanpa sadar melakukan suatu kesalahan yang membuat kita jadi menjauh dari mereka. Terkadang malah timbul salah paham dan mereka malah balik marah terhadap diri kita. Kalau pun mereka mencoba mengerti, paling sedikit kita pasti dianggap aneh. Padahal kebutuhan untuk menyendiri adalah satu hal yang wajar. Kedekatan kan tidak diukur dengan harus selalu melakukan banyak hal bersama-sama. Manusia perlu variasi dalam hidup.

Ada orang yang tidak ingin diganggu sepanjang hari Minggu. Mungkin ia sudah jenuh dengan rutinitasnya bekerja selama enam hari penuh sehingga di saat hari Minggu tiba, ia hanya ingin bermalas-malasan di rumah. Mungkin tidur larut di hari Sabtu lalu esoknya bangun saat matahari sudah tinggi. Ada juga orang yang menikmati kesendirian dengan meluangkan waktu berjam-jam dengan berkebun, mendengarkan musik dan menyanyi sendirian. Jadi meski mungkin ia punya hobi menyanyi, ia tidak ingin beramai-ramai pergi ke tempat karaoke dengan teman-temannya.

Saya sendiri biasanya menikmati kesendirian dengan menonton film favorit saya sendiri saja. Jika ada teman yang nekat nimbrung, saya kadang merasa terganggu jika dia terus bertanya tentang jalan ceritanya karena tidak ngeh atau mengomentari karakter dalam film tsb atau malah mengajak ngobrol sehingga konsentrasi saya jadi terpecah. Berhubung saya adalah seorang yang agak terobsesi dengan dialog yang filosofis, bukannya senang karena ditemani menonton, saya malah sering dibuat jengkel dengan teman yang ngomong terus tanpa bisa berhenti selama film berlangsung. Karena itu saya lebih senang menonton film drama sendirian. Kalau pun ada scene yang mengharukan juga tidak perlu malu menangis. Bayangkan kalau di saat kita menangis karena tersentuh dengan jalinan ceritanya, kita malah diolok-olok. Gusar kan? Selain itu apresiasi tiap orang memang berbeda-beda. Pernah saya dan sahabat saya sama-sama menonton film drama yang cukup mengharukan; tapi herannya saya dan dia justru menangis di scene yang berbeda.

Singkatnya, jika lain kali ada orang terdekat Anda yang bilang bahwa ia perlu sendiri; tolong Anda jangan menatapnya seolah ia kerasukan atau membuatnya merasa seperti alien yang baru saja mendarat di bumi dengan kendaraan luar angkasanya. Karena kadangkala manusia memang perlu ruang bagi dirinya sendiri tanpa menyertakan orang lain. Mungkin karena kita telanjur terdoktrinasi dengan pernyataan bahwa manusia adalah makhluk sosial, sehingga menyendiri dianggap sebagai hal yang aneh dan individualistis. Seharusnya kita tidak lupa meskipun manusia adalah makhluk sosial, ia tetap seorang individu juga.

Karena itu sebelum orang-orang di sekitar Anda merasa sesak napas, biarkanlah mereka menyendiri. Anda toh tidak ingin orang di samping Anda diam-diam merasa bahwa keadaan dirinya persis sama dengan yang digambarkan dalam lirik lagu One Step Closer milik band Linkin Park, "Everything you say to me, takes me one step closer to the edge and I'm about to break. I need a little room to breathe cause I'm one step closer to the edge and I'm about to break." 

Jadi berikanlah ruang bagi diri sendiri dan orang lain untuk menyendiri, seperti yang dinyanyikan oleh Jamie Cullum dalam lagu All at Sea, "I'm all at sea where no one can bother me. Forgot my roots if only for a day. Just me and my thoughts sailing far away. Like a warm drink it seeps into my soul. Please just leave me right here on my own. Later on you could spend some time with me if you want to, all at sea." Hmm, laut sepertinya adalah tempat favorit Jamie Cullum untuk menyepi.

1 komentar:

Fanda mengatakan...

Sama, Sel! Aku juga lebih suka tak diganggu setelah pulang kantor. Setelah cukup bersosialisasi sepanjang pagi-sore, boleh dong menikmati waktu dalam sendiri. Aku terus terang lbh suka melakukan segala hal sendiri (mungkin karena bawaan anak tunggal ya), soalnya aku senang merasakan freedom-nya.