Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Senin, 28 Desember 2009

Film Favorit Saya (7)

Sekuel ketiga Pirates of the Caribbean yang berjudul At World's End dibuka dengan scene dieksekusinya banyak orang, termasuk juga anak-anak yang terlibat dengan aksi bajak laut atas perintah Lord Cutler Beckett (Tom Hollander). Sebelum dieksekusi mereka (The Brethren) menyanyikan lagu bajak laut sebagai tanda meminta bantuan. Scene lalu beralih ke Elizabeth Swann (Keira Knightley) yang mendayung perahu sambil menyanyikan lagu yang sama. Elizabeth dan Kapten Barbossa (Geoffrey Rush) mengunjungi Kapten Sao Feng (Chow Yun Fat), bajak laut Singapura, sementara awak kapal menyusup lewat air. Sao Feng ternyata telah menangkap Will (Orlando Bloom) yang tertangkap saat mencuri peta navigasi di kuil paman Sao Feng.
Barbossa memberitahu Sao Feng bahwa lagu The Brethren sudah dinyanyikan, itu berarti pertemuan bajak laut akan segera diadakan dan Sao Feng harus hadir. Mereka juga perlu bantuannya untuk mencari Kapten Jack Sparrow (Johny Depp) karena Jack memegang salah satu pecahan dari keseluruhan pecahan yang ada. Sao Feng belum lagi setuju EITC (East India Trade Company) yang dipimpin Lord Beckett mengepung mereka. Sementara anak buah Sao Feng terlibat pertempuran dengan EITC, Will dan Sao Feng bertarung.

Berkat peta yang dicuri Will, mereka bisa melanjutkan perjalanan untuk mencari Jack Sparrow. Setelah melewati berbagai bahaya, mulai dari terancam mati kedinginan hingga melewati air terjun raksasa dan jeram, mereka akhirnya sampai di loker Davy Jones. Jack yang mengira tengah berhalusinasi tidak percaya teman-temannya benar-benar datang untuk menjemputnya. Setelah meyakinkan Jack, mereka lalu menceritakan padanya bahwa EITC memiliki jantung Davy Jones sehingga Flying Dutchman kini berada dalam kendali Beckett sehingga keberadaan bajak laut terancam. Itu sebabnya Jack harus datang dalam pertemuan The Brethren.

Setelah Jack setuju untuk datang dalam pertemuan The Brethren, kini mereka menemui kesulitan untuk keluar dari loker Davy Jones. Mereka lalu memeras otak untuk memecahkan teka-teki pada peta. Akhirnya mereka sampai ke permukaan dan terdampar di tepi pantai. Baru saja terlepas dari bahaya, mereka sudah dikepung anak buah Sao Feng dan EITC. Jack ditangkap oleh EITC, Black Pearl juga disita. Barbossa membuat perjanjian dengan Sao Feng. Black Pearl ditukar dengan Elizabeth. Mereka lalu menyerang kapal EITC. Saat penyerangan berlangsung, Jack berhasil kabur dan kembali ke atas Black Pearl, sedang Sao Feng terbunuh. Sebelum meninggal Sao Feng menyerahkan posisi kapten pada Elizabeth. Elizabeth dan awaknya lalu ditangkap di kapal Flying Dutchman. Di sini Elizabeth bertemu ayah Will. Elizabeth memberitahunya bahwa Will tengah mencari cara agar Bill bisa bebas dari Davy Jones tapi Bill menjelaskan pada Elizabeth bahwa siapa pun yang membunuh Davy Jones harus menggantikan posisinya sebagai kapten di kapal Flying Dutchman.

James Norrington (Jack Davenport) membebaskan Elizabeth dan awaknya hingga dia sendiri terbunuh. Sementara itu Will menemui Beckett. Will menginginkan Black Pearl untuk membebaskan ayahnya dari Davy Jones. Sebagai gantinya Will memberitahu lokasi pertemuan The Brethren. Sementara itu Elizabeth, Barbossa dan Jack telah mendahului datang ke pertemuan. Jack memberikan suaranya untuk Elizabeth sehingga terpilih sebagai raja bajak laut. Seluruh bajak laut terpaksa mendukung keputusan Elizabeth untuk berperang melawan Beckett dan EITC. Untuk mengimbangi kekuatan Flying Dutchman, Barbossa melepaskan Tia Dalma (Naomie Harris) dari bentuk manusianya.

Di tengah badai, pertempuran antara EITC dan Davy Jones (Bill Nighy) dengan bajak laut pun dimulai. Masih sambil bertempur, Barbossa menikahkan Will dan Elizabeth. Sayangnya Davy Jones yang mengincar Will menusuknya dengan pedang. Melihat hal itu, Jack menusuk jantung Davy Jones. Demi menyelamatkan nyawa Will, Bill mengeluarkan jantung Will dan menjadikannya kapten Flying Dutchman.

Karena kini Will yang menjadi kapten maka EITC berhasil dikalahkan, tapi sebagai akibatnya Will tidak dapat lagi menginjak daratan. Ia hanya dapat menjejakkan kaki ke pantai satu hari setiap sepuluh tahun. Film berakhir dengan scene Black Pearl yang kembali dicuri Barbossa dan Jack kembali dikhianati oleh sebagian awak kapalnya. Jack pun dengan menggunakan perahu dan peta yang dicurinya dari Barbossa berusaha menemukan air mancur kemudaan yang bisa membuatnya hidup abadi.

Sebagai sekuel terakhir, At World's End terkesan lebih serius ketimbang dua sekuel sebelumnya. Meski begitu, tetap saja penuh scene yang seru dan lucu, di antaranya scene saat Will dan Elizabeth menikah sambil bertarung di tengah hujan deras dan badai. Dialog favorit saya dalam sekuel ini adalah saat Elizabeth memotivasi awak kapalnya untuk berperang melawan EITC dan Davy Jones, "Then what shall we die for? [to crew] You will listen to me. Listen! The brethren will still be looking here to us, to the Black Pearl to lead, and what will they see? Frightened bilge rats aboard a derelict ship? No! They will see free men, and freedom. And what the enemy will see is the flash of our cannons, they will hear the ring of our swords and they will know what we can do! By the sweat of our brows, and the strength of our backs, and the courage of our hearts...gentlemen, hoist the colors!". Johny Depp sebagai Jack Sparrow juga tetap tampil eksentrik dan lucu. Scene favorit saya adalah yang berikut ini:

Jack: What? You've seen it all, done it all, you survived. That's the trick, isn't it? To survive.
Capt. Teague: It's not just about living forever, Jackie. The trick is, living with yourself, forever.
Jack: How's mum?
[Teague holds up a shrunken head]
Jack: She looks great.

Baca script Pirates of the Caribbean: At World's End selengkapnya di sini.

Tidak ada komentar: