Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Senin, 21 Desember 2009

Film Favorit Saya (6)


The Dead Man's Chest adalah sekuel kedua dari trilogi Pirates of the Caribbean. Film dibuka dengan scene Elizabeth Swann (Keira Knightley) yang tengah berlutut di tengah hujan sambil menantikan Will (Orlando Bloom) yang ternyata ditangkap EITC (East India Trading Company) karena dianggap berkomplot membebaskan Jack Sparrow (Johny Depp). Elizabeth dan Norrington (Jack Davenport) juga menghadapi tuduhan yang sama. Elizabeth lalu ditawan di penjara sementara Will mencari Jack ke Tortuga. Jika Will bisa membawakan kompas Jack untuk Lord Beckett (Tom Hollander) maka ia ia akan dibebaskan.

Jack sendiri sedang dalam kesulitan. Davy Jones (Bill Nighy) mengutus Boothstrap (Stellan SkarsgÄrd) untuk mengingatkan Jack akan hutangnya yang belum lunas dibayar. Jika Jack gagal melunasi hutangnya, Davy Jones akan mengirim kraken, monster laut peliharaannya untuk menenggelamkan Black Pearl berikut awak kapalnya.

Tidak yakin perjalanan Will akan berhasil, ayah Elizabeth membantu puterinya melarikan diri dari penjara. Saat perbuatannya diketahui Lord Beckett, ayah Elizabeth pun dibunuh.

Will akhirnya menemukan Black Pearl terdampar di pantai. Saat mencari jejak Jack, Will pun ditangkap suku kanibal. Ternyata awak kapal Black Pearl sudah lebih dulu ditangkap. Mereka ditawan di atas tebing dan dimasukkan ke dalam sangkar besar, sementara Jack diangkat sebagai kepala suku karena dianggap titisan dewa. Untuk membebaskan Jack dari wujud manusianya, anggota suku pun menyalakan api besar untuk membakar Jack dan memakannya. Awak kapal Black Pearl berusaha melarikan diri. Saat anggota suku sibuk mengejar awak Black Pearl, Jack pun berusaha kabur masih dengan tali dan tombak yang mengikat tubuhnya. Beruntung Jack dan semua awak kapal berhasil kembali ke Black Pearl dan berlayar meninggalkan pulau itu.

Jack berjanji akan membantu Will menolong Elizabeth, tapi sebelumnya Will harus membantunya menemukan kunci loker Davy Jones. Sementara itu Elizabeth menyamar sebagai pria di sebuah kapal dan menakuti awak kapalnya dengan gaun sehingga mereka mengira kapal mereka dihantui oleh hantu wanita. Agar berhenti dihantui mereka pun mengarahkan kapal ke Tortuga.

Jack dan awak kapalnya menemui Tia Dalma (Naomie Harris) untuk menanyakan ke mana mereka harus mencari jantung Davy Jones. Jack lalu mengutus Will untuk menemui Davy Jones, sedang Jack dan awaknya pergi ke Tortuga untuk mengumpulkan 999 jiwa untuk melunasi hutangnya pada Davy Jones. Will pun dijadikan budak di atas kapal Flying Dutchman. Di sini Will bertemu ayahnya, Bill Turner yang lebih dikenal dengan julukan Boothstrap. Will lalu menantang Davy Jones bertaruh tebak dadu untuk mengetahui di mana Davy Jones menyembunyikan kunci lokernya. Setelah Will mengetahui letaknya, ia lalu mencuri kunci itu dan melarikan diri dengan dibantu ayahnya.

Saat Will dan Norrington sama-sama menemukan Jack, mereka pun memperebutkan peti jantung Davy Jones. Will memerlukan jantung Davy Jones untuk membebaskan ayahnya, sedang Norrington ingin memberikannya ke Lord Beckett agar posisinya sebagai komodor dikembalikan padanya dan Jack memerlukannya untuk mengendalikan kraken. Meski Elizabeth berusaha melerai tapi ia tidak digubris.

Saat ketiganya masih bertarung, peti jantung Davy Jones justru dilarikan awak kapal Jack tapi Elizabeth memergokinya dan mengejar mereka. Jack akhirnya mendapatkan kunci loker Davy Jones sedang Will dan Norrington masih bertempur. Saat awak kapal Flying Dutchman menyerang Elizabeth dan awak kapal Black Pearl, Jack pun membuka peti dan menusukkan jantung Davy Jones ke dalam stoples dan menyembunyikannya. Tak lama awak kapal Flying Dutchman menemukan Jack dan menyerangnya. Saat Jack lari giliran Norrington yang menemukan jantung Davy Jones.

Untuk menghindari awak Flying Dutchman, Jack dan awaknya melarikan diri dengan Black Pearl. Davy Jones yang murka mengirim kraken untuk menenggelamkan mereka. Meski mereka telah menyerang balik kraken dengan meriam, tapi monster laut itu tidak mati. Jack pun lari dengan perahu sementara awak kapal masih berusaha mengusir kraken. Di tengah laut, Jack akhirnya memutuskan untuk kembali ke Black Pearl untuk menolong teman-temannya.

Merasa tak ada kesempatan lolos dari kraken, Elizabeth lalu menjebak Jack dan memborgolnya. Kepada kru kapal yang lain Elizabeth berkata bahwa Jack mengorbankan dirinya supaya mereka bisa selamat. Kru kapal pun melarikan diri dengan perahu, sedang Jack sendirian menghadapi kraken yang lalu menelannya.

Merasa kehilangan Jack, segenap awak Black Pearl pun menemui Tia Dalma. Saat Tia Dalma bertanya apakah mereka berani menempuh resiko apa pun untuk menyelamatkan Jack, mereka pun tanpa ragu menyanggupi. Untuk memimpin mereka menemukan Jack, Tia Dalma menyerahkan mereka pada Kapten Barbossa yang hidup kembali.

Will dan Elizabeth yang biasanya selalu berusaha melakukan hal yang benar kini mereka makin mirip dengan Jack. Elizabeth tanpa ragu menodong Lord Beckett dengan pistol agar bisa mendapatkan surat pembebasan dirinya, Will juga tanpa ragu melawan Jack untuk mendapatkan jantung Davy Jones agar ayahnya bisa bebas. Elizabeth bahkan tanpa ragu mengumpankan Jack kepada kraken agar mereka dapat selamat meski kemudian ia merasa bersalah. Mungkin pesan moral dalam film ini ingin mengingatkan bahwa kita tidak bisa terlalu yakin pada diri sendiri. Bahkan orang yang baik pun masih memiliki sisi gelap dalam dirinya dan kita tidak bisa mempercayai orang lain sepenuhnya; sebaliknya Jack Sparrow yang biasanya hanya mementingkan dirinya sendiri, pada akhirnya dikalahkan oleh hati nuraninya. Ia memilih untuk kembali ke Black Pearl dan tidak jadi lari. Akhirnya kebaikan yang menang. Seluruh kru Black Pearl tanpa banyak pikir menyanggupi untuk menempuh bahaya apa pun agar Jack bisa kembali.

Baca script Pirates of the Caribbean: The Dead Man's Chest di sini.

Tidak ada komentar: