Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Senin, 27 April 2009

Belajar tentang Hidup dari KIMI RAIKKONEN


GP Bahrain yang dilangsungkan kemarin adalah seri balapan ke-4 dari balap mobil Formula One. Setelah melewati 3 GP tanpa hasil memadai, Ferrari dan Kimi berhasil mengumpulkan 3 poin pertamanya. Sebagai fans Kimi, saya pastinya senang karena Kimi akhirnya meraih poin juga; meski saya akan jauh lebih senang jika Kimi bisa finish di podium tertinggi. Tapi bagaimana pun hal ini cukup menggembirakan. Saya rasa tak ada cara lain yang lebih pas untuk merayakannya selain membuat artikel seputar Kimi Raikkonen. Artikel ini saya beri judul BELAJAR TENTANG HIDUP DARI KIMI RAIKKONEN karena bahkan dalam situasi buruk pun Kimi tetap inspiratif buat saya. Subyektif? Memang! Namanya juga fans!

Berikut adalah hal-hal yang dapat kita pelajari (teladani) dari Kimi Raikkonen:

1. Menyikapi kritik dengan tenang
Setelah dituding kehilangan motivasi mempertahankan juara dunia 2007, berpuas diri, hingga disudutkan di kolom yang ditulis oleh David Coulthard sebagai pembalap yang tidak dapat memberi masukan bagi pengembangan mobil (meski dimentahkan oleh Martin Whitmarsh), Kimi tetap bersikap tenang. Sesekali ia mengomentari kritik tsb (atau mungkin lebih tepat menjelaskan), tapi selebihnya Kimi tetap bersikap seperti biasa, tidak meradang, meski ia bisa balik menyerang orang yang mengkritiknya.

2. Future Oriented
Jika Kimi mendapat hasil buruk dalam sebuah balapan, saat mengomentari race yang baru saja berlalu, biasanya ia hanya mengungkapkan apa yang terjadi, lalu mulai fokus pada balapan berikutnya. Ia tidak lama-lama larut dalam kegagalan saat retired atau pun finish tanpa poin. Bahkan saat meraup poin pun ia tetap dingin (seperti yang terjadi kemarin, Kimi mengaku bahwa finish ke-6 dengan 3 poin masih belum cukup). Dari pernyataan Kimi tsb, dia dengan sendirinya telah menepis anggapan orang yang mengatakan bahwa ia pembalap yang gampang puas.

3. Peduli dengan pengembangan mobil
Jika ada yang berkata bahwa Kimi tidak bisa memberi kontribusi positif seputar pengembangan mobil, tidak bisa memberi masukan teknis, dll saya merasa sangsi. Jika ia memang tidak mengerti sama sekali (buta) dengan masalah set-up mobil dll, mengapa ia bisa membuat keputusan (bersama timnya) untuk tidak menggunakan KERS pada GP Bahrain kemarin, sementara duo Renault, Mclaren, bahkan rekan setimnya, Felipe Massa memilih untuk menggunakan KERS? Rasanya ini bertolak belakang dengan yang dituduhkan pada Kimi.

4. Berani mengakui kesalahan
Saat seri pertama di musim balap tahun ini (GP Australia) Kimi mengakui bahwa ia melakukan kesalahan sehingga gagal meraih poin ketika spin di lap ke-44 dan menghajar tembok. Setahu saya, tidak semua pembalap mau dengan suka rela mengakui kesalahannya, tapi Kimi justru kebalikannya. Satu lagi indikasi positif bahwa Kimi memang pembalap yang ‘beda’ dari kebanyakan pembalap pada umumnya.

5. Tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
Saat GP Malaysia 2009, kesalahan saat penggantian ban membuat Kimi kehilangan kesempatan untuk meraih poin. Saat hujan belum lagi turun, Kimi mengganti ban yang dipakainya dengan ban full wet yang membuat ban mobilnya kehilangan grip, sehingga ia membuang waktu untuk melakukan pit stop lagi dengan menukar pilihan ban yang sudah telanjur dipakai. Sementara Niki Lauda dan John Surtees menyalahkan Michael Schumacher yang ditengarai sebagai biang keladi penyebab kekacauan tsb (Konon Michael yang memberi ide untuk memakai ban full wet sementara hujan belum turun), tapi Kimi mengklaim bahwa ‘kekacauan itu’ adalah ‘kesalahan tim’.

Saya merasa bahwa ke-5 hal di atas tidak cukup untuk menggambarkan betapa inspiratifnya Kimi bagi semua penggemarnya, tapi sejauh 4 seri di musim balap tahun ini, inilah yang dapat kita simpulkan tentang seorang KIMI RAIKKONEN.

2 komentar:

Fanda mengatakan...

good posting Selvi! Memang itulah karakter aslinya the ice man. Ttg idemu, usul bagus tuh! Tapi...kira2 bukunya ada yg mo baca ga ya??

Fanda mengatakan...

Barusan baca, mantap banget tuh komennya Kimi thd DC: I don't know any driver who develops the cars. I think it's pretty funny to hear comments like that from people who never really achieved anything. what a guy," he told MTV3 channel in Finland.
[It's none of my business, what a guy, hehehe...cool banget tuh!]