Translate

Total Tayangan Halaman

Note

Note: For blogger friends who ever exchange links with me and have removed the blog or change your address, I have removed your link from my blog; including blogs that causes downloaded so difficult. Please remove my link from your blog. Thank you.

Catatan: Bagi teman-teman blogger yang pernah tukar link dengan saya dan telah menghapus blognya atau pindah alamat, saya telah menghapus link kalian dari blog saya; termasuk juga blog yang menyebabkan download jadi sukar. Silakan hapus link saya dari blog kalian. Terima kasih.

Jumat, 25 April 2008

Hanya Hidup Satu Kali, Bukan Hidup Dua Kali

Sumber: Yasperin
Hanya HIDUP Satu Kali
Bukan HIDUP Dua Kali

Di mana makna keberadaan hidup manusia?
Adakah Allah di alam semesta ini?

Matahari terbenam, dan kemudian terbit kembali; bulan sabit, dan kemudian purnama kembali; burung-burung musiman terbang berlalu, dan datang kembali; air laut surut, dan pasang kembali.
Teman yang terkasih, hanya hari-hari kita, begitu lewat, tidak akan kembali lagi. Hanya kehidupan manusia kita, begitu lewat, tidak akan berbalik lagi!
Kita hanya hidup satu kali, bukan hidup dua kali. Hidup manusia kita, tidak hanya pendek dan sementara, lebih-lebih lemah dan rapuh. Suhu badan kita, begitu naik dua derajat dari normal, kita segera merasa dunia berputar; naik tiga derajat, kita segera jatuh dan tidak bisa bangun; naik empat derajat, nyawa kita mungkin melayang. Nyawa Anda dan saya, tidak dapat melebihi empat derajat itu. Dalam hidup manusia yang pendek dan rapuh ini, kita bersama dengan jutaan orang yang sama dengan kita, giat bekerja untuk suatu sasaran, bergumul di antara berusaha dan mendapatkan, mencari sesuatu yang dipandang berharga bagi kelangsungan hidup masing-masing. Rutinitas kita itu telah membuat kita melalaikan persoalan sesungguhnya dari hidup manusia. Di manakah makna keberadaan manusia? Adakah Allah di alam semesta ini?
Alkitab memberi tahu kita bahwa dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka, supaya mereka mencari Allah dan mudah-mudahan mencari dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing. Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada (Kis 17:26-28)
Teman yang terkasih, kita hanya hidup satu kali, bukan hidup dua kali. Mari, mumpung masih ada hari ini, kita mencari Allah, sang pemberi nafas segala makhluk hidup!

Mari! Dengar Kabar Gembira!

Yayasan Perpustakaan Injil – Kotak Pos 1114 Surabaya 60011

Tidak ada komentar: